Onediginews.com – Kawasan industri KIIC (Karawang International Industrial City), pengembang dan pengelola Kawasan Industri di Karawang saat ini sedang menyiapkan lahan baru seluas 105 hektare, yang merupakan bagian dari total area ± 1.500 hektare. Perluasan tersebut ditandai dengan pelaksanaan acara groundbreaking ceremony pada Selasa (12/10/2021) sebagai simbol akan dimulainya pengembangan dan pembangunan di area perluasan tersebut.
Dalam kesempatan itu, hadir Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, Wakil Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, Presiden Direktur KIIC, M. Yamaguchi, Direktur KIIC, Sanny Iskandar, Perwakilan ITOCHU Corporation, Koichi Yano, serta Hongky J. Nantung, Perwakilan Sinar Mas Land.
Dengan Nilai investasi dari perluasan area tersebut mencapai kurang lebih Rp. 1 triliun.
Direktur KIIC Sanny Iskandar mengungkapkan bahwa pengembangan area baru ini tidak terlepas dari transformasi dunia usaha yang saat ini mulai menuju digitalisasi ekonomi. Sehingga, sektor-sektor usaha tentunya akan terus berkembang mengikuti trend ini.
“Permintaan akan lahan industri juga cukup tinggi terutama industri seperti data center, electric vehicle, komponen pendukungnya, industri rantai pasok bagi e-commerce, dan sebagainya. Oleh karena itu, perluasan ini adalah bagian dari upaya KIIC guna menangkap momentum tersebut.” ujarnya.
Dikatakannya, KIIC juga telah menerima penganugerahan penghargaan sebagai “Kawasan Industri Terbaik” dari Kementerian Perindustrian dan telah berpengalaman selama 30 tahun dalam mengembangkan serta mengelola kawasan industri.
KIIC dikembangkan oleh joint venture antara Sinar Mas Land dan ITOCHU Corporation selama hampir 30 tahun serta telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001 (Quality), ISO 14001 (Environment), ISO 45001 (Health & Safety) serta pada tahun 2020 lalu telah mendapatkan status Biru pada Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
“Berstatus sebagai Objek Vital Nasional (OVNI), kami mengutamakan layanan dan keamanan berinvestasi bagi para tenant. Melalui perluasan lahan ini, KIIC optimis mampu mencapai target penjualan sebesar ± Rp750 miliar di tahun 2022. Di area 105 Hektar yang baru ini, KIIC sudah dapat menerima investor,” tambah Sanny Iskandar.
Kawasan Industri berkelas internasional ini didukung dengan lokasi yang strategis dan dapat diakses langsung dari Pintu Tol Karawang Barat 2. KIIC memiliki infrastruktur dan fasilitas yang sangat komprehensif guna mendukung keberlangsungan investasi salah salah satunya adalah tersedianya fasilitas Environmental Laboratory yang dapat melakukan uji sampel air limbah para tenant. KIIC dikembangkan dengan konsep Kawasan Industri yang menggabungkan kegiatan industri manufaktur dan fasilitas yang terkait langsung dengan industri (rental warehouse, rental factory and office, commercial area, dsb) dimana kegiatan tersebut tidak bercampur dengan pengembangan area permukiman. Terdapat sejumlah perusahaan yang telah mempercayakan investasinya di KIIC diantaranya Toyota, Yamaha, P & G, Philip Morris, Ajinomoto, Sharp, hingga Kao.
KIIC juga didukung dengan infrastruktur yang canggih sebagai kesiapan dalam memasuki era Industry 4.0, diantaranya:
1. Power Supply dengan kapasitas 540 MVA, dapat ditingkatkan hingga 660 MVA.
2. Sistem Pengelolaan Air Bersih dengan kapasitas 35.000 m3/hari, dapat ditingkatkan hingga 45.000 m3/hari.
3. Sistem Pengelolaan Air Limbah dengan kapasitas 36.000 m3/hari, dapat ditingkatkan hingga 45.000 m3/hari.
4. Smart Water Meter System yang digunakan untuk pencatatan volume penggunaan air Tenant melalui aplikasi IoT.
5. Sistem Jaringan CCTV yang terkoneksi dengan Kepolisian setempat.
6. Jaringan fiber optic.
7. Penerapan sistem koordinat global untuk kemudahan penyewa/investor melacak lokasi secara online.
8. Smart Street Light yang menggunakan Sistem Cloud.
Pengembangan KIIC sebagai Kawasan Berwawasan Lingkungan oleh Sinar Mas Land & ITOCHU Corporation Sinar Mas Land dan ITOCHU Corporation berkomitmen untuk membangun kawasan industri berwawasan lingkungan. Hal ini diterapkan di Karawang International Industrial City atau KIIC yang terletak di Karawang Barat. Dengan luas ± 1.500 hektare, KIIC merupakan kawasan industri pertama yang mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015 untuk Quality Management & Pengendalian lingkungan di tahun 2002. Di tahun 2007, KIIC juga menjadi kawasan Industri pertama yang memperoleh sertifikasi ISO 45001:2018 untuk Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Selain itu, sebagai indikator dalam keberlanjutan pengawalan komitmen perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup, KIIC pada tahun 2020 telah mendapatkan status Biru pada Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Saat ini, 170 perusahaan sudah bergabung di KIIC, di antaranya PT. Toyota Motor Mfg. Indonesia, PT.Ajinomoto Indonesia, PT. Yamaha Motor Mfg. Indonesia, PT. Astra Daihatsu Motor, PT. Utac Manufacturing Services Indonesia, dan PT. Sharp Semiconductor Indonesia. Selain itu, infrastruktur yang dimiliki oleh KIIC dilengkapi dengan akses jalan tol langsung, sistem komunikasi canggih, pengolahan air bersih dan limbah serta sistem pengamanan yang baik. (Rls)