spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

POS TERKAiT

DPD IWO Indonesia Kabupaten Sumedang Apresiasi Baznas Kabupaten Sumedang 

SUMEDANG | ONEDIGINEWS.COM | Memasuki awal tahun baru 2026, DPD IWO Indonesia Kabupaten Sumedang, diantaranya mengimplementasikan salah satu program kerja yakni kegiatan sosial. Selasa, (13/01/2026).

Kegiatan sosial tersebut melibatkan atau berkolaborasi degan Camat Rancakalong beserta jajaran dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Kabupaten Sumedang dalam membantu salah satu warga Dusun Citungku RT. 002/ RW. 003 Desa Nagarwangi Kecamatan Rancakalong.

Warga tersebut bernama Haifa Raaziqa Mumtazah, berusia 10 tahun, putri dari Sdr. Adih Sahirman (37) dan Sdri Santi Nurcahyanti (31).

Dimana berdasarkan keterangan dari orang tuanya bahwa adik Haifa diduga mengidap penyakit Cerebral palsy.

Gejala cerebral palsy atau lumpuh otak sangat beragam. Pada tingkat paling parah, cerebral palsy dapat menyebabkan kelumpuhan. Penderitanya mungkin memerlukan peralatan khusus untuk bisa beraktivitas. Penyakit ini bahkan dapat menyebabkan penderitanya tidak mampu berjalan sehingga memerlukan perawatan seumur hidup. (Di Kutip dari : https://www.alodokter.com/lumpuh-otak)

Mendapat informasi tersebut, Rizky Prasetyo G, S.H. selaku pengurus bidang Hukum dan HAM DPD IWO Indonesia Kabupaten Sumedang gerak cepat dalam membantu pengajuan permohonan bantuan ke Baznas Kabupaten Sumedang untuk Sdr. Adih.

“Sebelumnya, Kang Adih mengeluhkan selain dari pada penyakit yang menimpa buah hatinya, diantaranya dari sisi kebutuhan popok nya,” ucap Rizky.

Dikarenakan anak nya hanya bisa terbaring lemas di tempat tidur, dan tiap hari harus ada popok 4 pcs yang harus di ganti.

“Sedangkan untuk penghasilan Adih sebagai Ojek Oline penghasilanya tak menentu untuk menutupi kebutuhan sehari-hari dan terutama untuk mencukupi popok untuk buah hatinya. Maka dari itu saya merasa empati terhadap Kang Adih untuk membantu pengajuan permohonan bantuan tersebut ke Baznas Kabupaten Sumedang,” terang Rizky

Dengan kepekaan jiwa sosialnya, Kang Rizky langsung membantu untuk pengajuan permohonan bantuan sesuai keinginan dari sdr. Adih ke Baznas Kabupaten Sumedang.

“Alhamdulilah, saya langsung ke Baznas Kabupaten Sumedang sebagaimana permohonan bantuan dari kang Adih, untuk membantu meringankan keperluan anak nya. Dan tidak butuh waktu lama, permohonan bantuan pun langsung tersedia, Baznas sangat responsif,” tuturnya.

Kang Rizky sangat mengapresiasi Baznas Kabupaten Sumedang yang sudah membantu meringankan beban saudara Adih terutama dalam mencukupi kebutuhan anaknya.

“Saya pribadi sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Baznas Kabupaten Sumedang dan Camat Rancakalong beserta jajaranya yang sudah merespon cepat dan gercep dalam melayani serta membantu warga yang membutuhkan,” pungkas Kang Rizky.

Sementra itu, Camat Rancakalong Deni Nurdani Supandi, S.STP, M.Si mengapresiasi terhadap Kang Rizky yang sudah berinisiatif dengan Baznas dan berkomunikasi juga dengan Pemerintah Kecamatan Rancakalong untuk membantu adik Haifa yang mengidap penyakit semacam lumpuh otak.

“Alhamdulilah, kang Rizky komunikasi dengan kami Pemerintah Kecamatan Rancakalong bahwasanya ada warga di Dusun Citungku Desa Nagarawangi yang memang secara kondisisinya mengidap penyakit semacam lumpuh otak, dan memang tidak bisa beraktivitas seperti anak pada umumnya,” teragnya.

Camat Deni meyampaikan bahwa pihaknya dari Pemerintah Kecamatan Rancakalong beserta dari Puskesmas dan pendamping PKH datang langsung ke lokasi rumah Adik Haifa untuk menyerahkan bantuan dari Baznas Kabupaten Sumedang berupa Pempers atau Popok.

“Selain itu juga secara jaminan kesehatan nya memang sudah terdaftar sebagai penerima PBI dan program BPNT sudah menerima, tinggal nanti bisa di fasilitasi supaya mendapatkan program PKH,” lanjutnya.

Deni menambahkan, kedepan pihaknya pun akan berupaya menggugah kepedulian dari rekan – rekan ASN dilingkungan Keamatan Rancakalong atau pun warga masyarakat atau pun gotong royong di lingkungan Desa Nagarawangi diharapkan dapat tergugah betuk kepedulian terhadap masyarakat dan nanti akan di koordinasikan melalui rapat minggon.

“Mudah-mudahan kedepanya program Rancakalong berbagi dapat terwujud, untuk bisa saling membantu melayani warga masyarakat disamping secara SOP jalur kepemerintahan program-program bantuan serta memastikan yang kurang mampu bisa di layani kesehatanya dan kepedulian sosial nya pun bisa di bangun di stakeholder kecamatan Rancakalong,” pungkas Camat Deni. ***

Popular Articles