JAKARTA | ONEDIGINEWS.COM – Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) memperingati Hari Bangkit ke-79 yang jatuh pada tanggal 4 Mei 2026. Momentum bersejarah ini dirayakan dengan seruan untuk memperkuat kontribusi pelajar dalam menyongsong Indonesia Maju dan menyambut Indonesia Emas 2045.
Dalam pidato resminya, Ketua Umum PB PII, Amsal Alfian, S.E., M.E., menekankan bahwa perjalanan 79 tahun PII bukan sekadar angka, melainkan wujud dedikasi tanpa henti bagi agama dan bangsa sejak berdiri di tengah revolusi fisik Yogyakarta tahun 1947.
“Hari ini kita tidak lagi berhadapan dengan senjata penjajah, namun kita berhadapan dengan disrupsi teknologi, persaingan global yang kompetitif, serta tantangan moralitas di era digital,” ujar Amsal dalam pidatonya di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Pada milad kali ini, PII mengusung tema “PII Bangkit untuk Indonesia Maju” sebagai komitmen ideologis yang mencakup tiga pilar utama:
Kebangkitan Intelektual: PII berkomitmen melahirkan intelektual Muslim progresif yang menguasai sains dan teknologi tanpa kehilangan identitas spiritual.
Transformasi Digital: Mendorong kader agar tidak gagap teknologi melalui digitalisasi dakwah, literasi finansial, dan penguatan ekonomi kreatif.
Kepemimpinan Nasional: Menyiapkan estafet kepemimpinan bangsa agar diisi oleh individu yang jujur, berintegritas, dan mampu bersaing di kancah dunia.
Amsal juga mengajak seluruh kader dari tingkat pusat hingga komisariat terkecil untuk merapatkan barisan dan tetap relevan dengan zaman. PII diharapkan mampu menjadi pelopor moderasi beragama yang membawa manfaat bagi semesta alam.
“Indonesia yang maju adalah Indonesia yang pelajarnya berakhlak mulia dan berwawasan luas. Dan PII ada di sini untuk mewujudkan itu,” pungkasnya. (***)





