KARAWANG | ONEDIGINEWS.COM – Alokasi anggaran di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Karawang kembali menjadi sorotan.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), Bagian Kesra mengalokasikan anggaran sebesar Rp 286.000.000 untuk “Jasa Periklanan, Film, dan Fotografi” pada tahun anggaran 2026.
Anggaran tersebut dipecah ke dalam dua paket kegiatan, yakni paket senilai Rp 266 juta dan paket senilai Rp 20 juta.
Kepala Bagian (Kabag) Kesra, Aep, saat dikonfirmasi Rabu (3/6/2026), mengklarifikasi bahwa nomenklatur yang tertera di SIPD tersebut bukanlah untuk iklan maupun produksi Vidio.
Menurutnya, anggaran tersebut dialokasikan untuk biaya video live streaming dalam rangka mendokumentasikan kegiatan-kegiatan penting sepanjang tahun, seperti penyelenggaraan haji, upacara hari besar, dan agenda strategis lainnya.
“Itu hanya nama nomenklatur anggaran. Penggunaannya untuk video live streaming kegiatan Kesra yang bekerjasama dengan pihak ketiga melalui mekanisme lelang barang dan jasa,” jelas Aep.
Aep mengklaim bahwa output dari anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat yang berhalangan hadir secara langsung di lokasi acara, sehingga tetap bisa menyaksikan kegiatan melalui siaran daring.
Ia juga menambahkan bahwa struktur anggaran tersebut adalah warisan dari pejabat sebelumnya yang ia teruskan.
Namun, penjelasan tersebut menuai tanda tanya terkait efisiensi dan urgensi anggaran. Pasalnya, akun Instagram resmi milik Kesra Setda Kabupaten Karawang, @kesrasetdakabkarawang, justru tampak tidak aktif atau jarang terbarui.
Terkait kekosongan unggahan pada akun media sosial tersebut, Aep berdalih bahwa pihaknya sedang mengalami kekosongan pegawai khusus yang menangani media sosial karena telah dipindahkan ke bagian lain.
“Tim kita yang biasa pegang medsos dipindah saat mutasi kemarin, sampai hari ini belum ada gantinya. Tapi Live Streaming kita ada kok di Instagram kesra,” imbuhnya.
Ketika dicecar mengenai urgensi mengalokasikan dana streaming yang cukup besar di tengah ketiadaan tim pengelola media sosial yang memadai, Aep hanya tersenyum.
Ia menyatakan bahwa saat ini pihaknya sedang berupaya meningkatkan kualitas IT para pegawainya agar mampu mengakomodasi kebutuhan media sosial, mengingat pentingnya peran platform tersebut saat ini.
Sebagai informasi, dokumentasi kegiatan Kesra terlihat sempat diunggah di akun Instagram.
Diunggah pada 3 Juni 2026 (berdasarkan keterangan “20 menit yang lalu” pada saat tangkapan layar diambil).
Diunggah pada 24 April 2026
Diunggah pada 22 April 2026
Diunggah pada 20 Maret 2026
Diunggah pada 18 Maret 2026
Reporter : Nina Melani ParadewiKARAWANG | ONEDIGINEWS.COM – Alokasi anggaran di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Karawang kembali menjadi sorotan.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), Bagian Kesra mengalokasikan anggaran sebesar Rp 286.000.000 untuk “Jasa Periklanan, Film, dan Fotografi” pada tahun anggaran 2026.
Anggaran tersebut dipecah ke dalam dua paket kegiatan, yakni paket senilai Rp 266 juta dan paket senilai Rp 20 juta.
Kepala Bagian (Kabag) Kesra, Aep, saat dikonfirmasi Rabu (3/6/2026), mengklarifikasi bahwa nomenklatur yang tertera di SIPD tersebut bukanlah untuk iklan maupun produksi Vidio.
Menurutnya, anggaran tersebut dialokasikan untuk biaya video live streaming dalam rangka mendokumentasikan kegiatan-kegiatan penting sepanjang tahun, seperti penyelenggaraan haji, upacara hari besar, dan agenda strategis lainnya.
“Itu hanya nama nomenklatur anggaran. Penggunaannya untuk video live streaming kegiatan Kesra yang bekerjasama dengan pihak ketiga melalui mekanisme lelang barang dan jasa,” jelas Aep.
Aep mengklaim bahwa output dari anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat yang berhalangan hadir secara langsung di lokasi acara, sehingga tetap bisa menyaksikan kegiatan melalui siaran daring.
Ia juga menambahkan bahwa struktur anggaran tersebut adalah warisan dari pejabat sebelumnya yang ia teruskan.
Namun, penjelasan tersebut menuai tanda tanya terkait efisiensi dan urgensi anggaran. Pasalnya, akun Instagram resmi milik Kesra Setda Kabupaten Karawang, @kesrasetdakabkarawang, justru tampak tidak aktif atau jarang terbarui.
Terkait kekosongan unggahan pada akun media sosial tersebut, Aep berdalih bahwa pihaknya sedang mengalami kekosongan pegawai khusus yang menangani media sosial karena telah dipindahkan ke bagian lain.
“Tim kita yang biasa pegang medsos dipindah saat mutasi kemarin, sampai hari ini belum ada gantinya. Tapi Live Streaming kita ada kok di Instagram kesra,” imbuhnya.
Ketika dicecar mengenai urgensi mengalokasikan dana streaming yang cukup besar di tengah ketiadaan tim pengelola media sosial yang memadai, Aep hanya tersenyum.
Ia menyatakan bahwa saat ini pihaknya sedang berupaya meningkatkan kualitas IT para pegawainya agar mampu mengakomodasi kebutuhan media sosial, mengingat pentingnya peran platform tersebut saat ini.
Sebagai informasi, dokumentasi kegiatan Kesra terlihat sempat diunggah di akun Instagram.
Diunggah pada 3 Juni 2026 (berdasarkan keterangan “20 menit yang lalu” pada saat tangkapan layar diambil).
Diunggah pada 24 April 2026
Diunggah pada 22 April 2026
Diunggah pada 20 Maret 2026
Diunggah pada 18 Maret 2026
Reporter : Nina Melani Paradewi








