spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

POS TERKAiT

Apresiasi Swasembada Pangan di Karawang Diharapkan Sejalan dengan Peningkatan Kesejahteraan Petani

KARAWANG | ONEDIGINEWS.COM | Kabupaten Karawang baru saja mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menerima penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas kontribusi daerah dalam mendukung swasembada pangan nasional.

Menanggapi capaian tersebut, Direktur LBH Cakra Indonesia, Dede Nurdin, S.H., M.H., menyampaikan pandangannya agar prestasi ini menjadi momentum untuk membenahi sektor hulu pertanian, khususnya terkait kesejahteraan para petani lokal.

Meski produksi pangan terus dipacu, Dede Nurdin menyoroti realitas di lapangan di mana petani masih menghadapi kendala akses terhadap modal, teknologi, serta ketersediaan pupuk yang terjangkau.

Selain itu, isu kepemilikan lahan menjadi perhatian serius karena disinyalir hampir 80 persen tanah pertanian di Karawang dikuasai oleh pihak-pihak dari luar daerah.

“Kondisi ini mengakibatkan petani lokal cenderung hanya menjadi buruh tani di tanah sendiri tanpa kepastian ekonomi jangka panjang,” ujar Dede lagi.

Ia juga mengingatkan pentingnya meninjau kembali praktik tanah absente agar selaras dengan Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) guna mencegah terjadinya pelarian modal (capital flight) ke luar daerah.

Oleh karena itu, LBH Cakra Indonesia mendorong pemerintah daerah untuk melahirkan kebijakan yang menyentuh akar persoalan petani secara langsung. Diantaranya, mendorong skema agar petani lokal bisa memiliki lahan sendiri, membangun sarana pertanian yang memadai serta pemanfaatan teknologi modern, serta membuka akses pasar yang adil serta memberikan kemudahan modal bagi petani kecil.

“swasembada pangan yang sejati bukan hanya sekadar angka produksi, melainkan tentang keadilan agraria dan kemakmuran para petani. Tanpa penguatan di sisi kesejahteraan, penghargaan yang diterima dikhawatirkan hanya akan menjadi simbol semata,” ulasnya. (Red)

Popular Articles