KARAWANG | ONEDIGINEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Karawang bergerak cepat menangani jebolnya tanggul Sungai Kalimalang di Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, dengan memasang bronjong sebagai tanggul darurat.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan untuk menahan aliran air agar tidak semakin membanjiri permukiman warga. Ia menyebut kerusakan tanggul sudah terdeteksi sejak pagi hari sebelum akhirnya benar-benar jebol.
Menurutnya, kondisi tanggul yang sudah berusia tua menjadi faktor utama terjadinya keruntuhan. Awalnya hanya retak sekitar dua meter, namun melebar hingga enam meter sebelum akhirnya ambrol.
Akibat peristiwa ini, sekitar 400 kepala keluarga terdampak banjir, sementara sejumlah area persawahan juga terendam air dan masih dalam proses pendataan.
Pemkab Karawang kini berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum untuk rencana perbaikan permanen. Selain itu, Perum Jasa Tirta II telah mematikan tiga pompa di Bendung Curug guna menurunkan debit air dan mengurangi genangan.





