Kota Bandung, Onediginews.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat melalui UPTD Pengelolaan Kebudayaan Jawa Barat menggelar kegiatan Manajemen Talenta Nasional Seni Pertunjukan Koreografi 2026. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 April 2026, di Teater Tertutup Taman Budaya Jawa Barat.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Iendra Sofyan, didampingi Kepala UPTD PKDJB, Ary Heriyanto, menjelaskan bahwa Manajemen Talenta Nasional (MTN) merupakan bagian dari upaya terstruktur dan berkelanjutan dalam mencetak talenta unggul melalui pendekatan makro yang menitikberatkan pada penguatan ekosistem di tingkat nasional.
Menurutnya, pendekatan tersebut mencakup sinergi proses pembibitan, pengembangan potensi, hingga penguatan talenta seni budaya. Pemerintah juga telah menyusun Desain Besar Manajemen Talenta Nasional (DBMTN) 2023–2045 sebagai dokumen perencanaan jangka panjang.
Dokumen tersebut memuat arah kebijakan, strategi, serta fokus pengembangan talenta menuju Indonesia Emas 2045, termasuk peta jalan, rencana aksi, dan kerangka kolaborasi multipihak dalam penyelenggaraan MTN.
Iendra menambahkan, program MTN seni budaya bertujuan meningkatkan jumlah dan kualitas talenta yang kreatif, kritis, serta konsisten dalam berkarya. Selain itu, diharapkan mampu mendorong kontribusi terhadap pemajuan kebudayaan nasional serta meningkatkan pengakuan internasional terhadap talenta seni Indonesia.
Pelaksanaan workshop seni pertunjukan (koreografi) ini diikuti oleh perwakilan dari 10 kabupaten/kota di Jawa Barat dengan total 27 peserta. Selama kegiatan, peserta mendapatkan pelatihan teknik tari, penciptaan karya, koreografi, hingga wawasan perkembangan dunia tari baik di tingkat nasional maupun internasional.





