spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

POS TERKAiT

IWO Karawang Kecam Dugaan Arogansi Humas Unsika, “Tak Mencerminkan Sikap Terdidik!”

spot_img

KARAWANG | ONEDIGINEWS.COM | Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Karawang, Joen, SH., angkat bicara menanggapi polemik dugaan sikap arogan oknum Humas Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) terhadap insan pers.

Joen menilai, perilaku yang dipertontonkan oknum tersebut sangat kontradiktif dengan nilai-nilai akademis. Menurutnya, sebagai representasi lembaga pendidikan tinggi, Humas seharusnya mengedepankan etika komunikasi yang santun.

“Sebagai institusi akademik, Unsika seharusnya menjadi role model dalam etika komunikasi dan keterbukaan informasi. Jika benar ada ucapan tidak pantas kepada wartawan, itu jelas tidak mencerminkan sikap sosok yang terdidik,” tegas Joen dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/2/2026).

Lebih lanjut, Ketua IWO Karawang menekankan bahwa peran Humas sangat strategis karena merupakan “wajah” institusi di mata publik.

Ia memperingatkan bahwa pembiaran terhadap perilaku arogan ini akan berdampak buruk pada nama baik Unsika sebagai perguruan tinggi negeri.

“Jika tidak ada evaluasi serius dan oknum tersebut dipertahankan, citra Unsika akan semakin terdegradasi. Ini sangat merugikan institusi yang seharusnya menjunjung tinggi profesionalisme,” tambahnya.

Ia juga menyoroti bahwa kepercayaan publik terhadap kampus bisa tergerus jika komunikasi publik tidak dikelola dengan bijak, terutama saat institusi sedang berada di bawah sorotan terkait transparansi dan akuntabilitas.

IWO Karawang secara resmi mendorong pihak Rektorat Unsika untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap fungsi kehumasan demi menjaga keharmonisan dengan awak media.

“Ini momentum bagi Unsika untuk berbenah. Menghormati kerja jurnalistik dan terbuka terhadap kritik adalah bagian dari budaya akademik yang sehat,” pungkasnya.

Menutup pernyataannya, Joen pun mempertanyakan keberanian pihak rektorat dalam mengambil tindakan nyata.

“Jika rektor tidak mau mengambil langkah tegas terhadap oknum humas yang kerap memicu kegaduhan, maka muncul pertanyaan besar: ada apa di baliknya? Apa yang membuat rektor tidak berani?” tanya Joen menutup pembicaraan. (Red)

Popular Articles

Popular Articles