Bandung, Onediginews.com — Bertepatan dengan 26 Ramadhan 1447 Hijriah, kepengurusan Pimpinan Wilayah Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PW PRIMA DMI) Jawa Barat masa khidmat 2026–2030 resmi dilantik. Momentum ini menjadi langkah awal penguatan gerakan remaja masjid di Jawa Barat dengan mengusung tema besar:
“Peran Strategis PRIMA DMI Berbasis Nilai-Nilai Ekoteologi Jawa Barat.”
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum PW PRIMA DMI Jawa Barat, Romadhoni, S.Sy., M.H., CPM, yang menegaskan bahwa masjid harus kembali menjadi pusat pembinaan generasi muda, pusat kepedulian sosial, sekaligus pusat gerakan perubahan moral di tengah masyarakat.
Kegiatan pelantikan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diisi dengan berbagai kegiatan yang mencerminkan semangat penguatan organisasi dan kepedulian sosial kepada masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi:
1. Pelantikan Pengurus PW PRIMA DMI Jawa Barat masa khidmat 2026–2030.
2. Upgrading kepengurusan PW PRIMA DMI Jawa Barat, sebagai upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan, manajemen organisasi, serta arah gerakan remaja masjid ke depan.
3. Buka puasa bersama dengan remaja masjid se-Jawa Barat, sebagai ajang silaturahmi dan konsolidasi gerakan dakwah generasi muda.
4. Pembagian ta’jil gratis kepada masyarakat, khususnya kepada pengguna jalan, pengemudi ojek online, para pemulung, serta masyarakat menengah ke bawah sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari unsur organisasi keagamaan, pemerintah, dan aparat keamanan, di antaranya:
_Perwakilan PP PRIMA DMI, Irkham Magfuri dan Fajar
_Ketua PW DMI Jawa Barat, KH. Mohammad Mansur Syaerozi
_Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat
_Ketua Masjid Pusdai Jawa Barat, Assoc. Prof. Dr. KH. Jujun Junaedi, M.Ag.
_Perwakilan BINMAS Polda Jawa Barat, Kombespol Dr. Fadly Samad, S.H., S.I.K., M.H., M.Si.
_Kasubdit Bintibsos, AKBP Sumi M., S.H.
_Kepala Kestra Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Andri
Dalam sambutannya, Romadhoni menegaskan bahwa remaja masjid harus menjadi benteng moral masyarakat, terutama di tengah berbagai tantangan sosial yang semakin mengkhawatirkan.
Ia menyoroti fenomena kenakalan remaja yang masih terjadi di sejumlah wilayah Jawa Barat, seperti tawuran pelajar, geng motor, penyalahgunaan narkotika, hingga perilaku kekerasan yang melibatkan generasi muda.
“Di beberapa kota di Jawa Barat kita masih menyaksikan tawuran pelajar yang membawa senjata tajam, geng motor yang meresahkan masyarakat, bahkan kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Ini menjadi alarm serius bagi kita semua,” ujar Romadhoni.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa generasi muda membutuhkan ruang pembinaan yang kuat dan positif. Dalam hal ini, masjid harus menjadi rumah bagi para remaja.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa generasi muda membutuhkan ruang pembinaan yang kuat dan positif. Dalam hal ini, masjid harus menjadi rumah bagi para remaja.
“Jika remaja jauh dari masjid, maka ada ruang kosong dalam jiwa mereka yang bisa diisi oleh pengaruh negatif. Karena itu PRIMA DMI harus hadir sebagai gerakan pembinaan generasi muda yang kuat secara spiritual, intelektual, dan sosial,” tegasnya.
Lebih lanjut, konsep ekoteologi yang diusung oleh PRIMA DMI Jawa Barat juga menekankan bahwa nilai-nilai Islam tidak hanya mengajarkan hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga hubungan manusia dengan lingkungan dan sesama.
Remaja masjid diharapkan mampu menjadi pelopor gerakan kepedulian sosial, menjaga lingkungan, serta memperkuat solidaritas kemanusiaan.
Melalui kepengurusan baru ini, PW PRIMA DMI Jawa Barat berkomitmen untuk mengembangkan berbagai program strategis, seperti penguatan organisasi remaja masjid di seluruh kabupaten/kota, pelatihan kepemimpinan pemuda, dakwah kreatif berbasis digital, serta gerakan sosial kemasyarakatan.
Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya generasi remaja masjid yang berakhlak, berilmu, peduli lingkungan, dan siap menjadi pemimpin masa depan bangsa
Romadhoni menutup sambutannya dengan pesan yang kuat kepada seluruh remaja masjid di Jawa Barat:
“Masjid bukan hanya tempat sujud, tetapi tempat lahirnya pemimpin peradaban. Dari masjid kita bangun generasi yang kuat imannya, tajam pikirannya, dan luas kepeduliannya terhadap sesama.”
Dengan semangat Ramadhan, PRIMA DMI Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk menjadikan masjid sebagai pusat gerakan moral, sosial, dan peradaban bagi generasi muda di Tanah Pasundan, Tutupnya.





