KABUPATEN BEKASI | ONEDIGINEWS.COM | Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya menggelar audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, pada Kamis (2/4/2026).
Pertemuan ini fokus membahas penguatan peran pers serta urgensi keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Hadir dalam audiensi tersebut Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin, S.H., didampingi Sekretaris Michael Lengkong dan Anggota Deni Norviansyah.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif tersebut menekankan pentingnya relasi sehat antara pers dan pemerintah daerah. Fokus utamanya adalah memastikan akses informasi publik yang transparan serta pola komunikasi kebijakan yang akuntabel kepada masyarakat.
Pers sebagai Pilar Demokrasi
Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, menegaskan bahwa pers memegang mandat sebagai pilar keempat demokrasi. Selain menyampaikan informasi, pers memiliki fungsi krusial dalam menjalankan kontrol sosial terhadap setiap kebijakan publik.
“Kemitraan ini harus dibangun secara profesional dan proporsional. Pers tetap menjaga independensinya, namun hadir sebagai mitra kritis yang konstruktif guna mengawal jalannya kebijakan publik,” tegas Ade.
Ia menambahkan, PWI Bekasi Raya berkomitmen penuh menjaga standar jurnalistik yang akurat dan berimbang, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem informasi yang sehat bagi masyarakat Bekasi.
Apresiasi Pemerintah Daerah
Menanggapi hal tersebut, Plt. Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menyatakan bahwa media massa merupakan instrumen penting dalam penyampaian informasi program kerja sekaligus sarana evaluasi bagi kinerja pemerintah daerah.
“Kami memandang pers sebagai mitra strategis. Kritik, saran, dan masukan dari rekan-rekan insan pers adalah bagian penting bagi kami untuk terus memperbaiki kinerja pemerintahan,” ungkap dr. Asep.
Isu Strategis dan Profesionalisme
Selain membahas hubungan kelembagaan, audiensi tersebut turut membedah sejumlah isu strategis, di antaranya:
* Transparansi Kebijakan: Memastikan publik mendapatkan hak informasi yang jelas.
* Efektivitas Komunikasi: Memperpendek jarak informasi antara pemerintah dan warga.
* Etika Jurnalistik: Pentingnya menjaga profesionalitas dan integritas dalam setiap pemberitaan.
PWI Bekasi Raya menilai hubungan dengan pemerintah harus diletakkan dalam kerangka saling menghormati fungsi masing-masing (check and balances), dengan tetap menjunjung tinggi prinsip independensi demi kepentingan publik.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bekasi semakin transparan dan akuntabel melalui dukungan penyebaran informasi yang kredibel. (***)




