spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

POS TERKAiT

Sakit Tak Pandang Usia, Ahmad Bersyukur Terlindungi Kartu JKN 

KARAWANG | ONEDIGINEWS.COM | Usia muda seringkali dianggap sebagai masa di mana kondisi fisik berada di puncaknya. Namun, usia muda bukanlah jaminan seseorang akan selalu terbebas dari penyakit. Hal ini dirasakan langsung oleh Ahmad Nanawi (23), seorang karyawan swasta yang harus mendapatkan perawatan intensif akibat sakit yang dideritanya.

Awalnya, Ahmad mengalami demam tinggi selama beberapa hari. Ia sempat memeriksakan diri ke klinik terdekat, namun kondisinya tak kunjung membaik.

“Waktu itu saya periksa ke klinik terdekat saja. Ternyata setelah minum obat beberapa hari, tidak kunjung sembuh juga. Akhirnya saya langsung ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit karena tubuh sudah sangat lemas, ditambah ada rasa sakit yang hebat pada pinggang,” ungkap Ahmad.

Ahmad tercatat sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) yang didaftarkan oleh tempatnya bekerja. Iurannya dibayarkan rutin oleh perusahaan melalui pemotongan pendapatan. Namun, Ahmad mengakui bahwa saat pertama kali berobat ke klinik, ia belum memanfaatkan kartu JKN miliknya sehingga harus merogoh kocek pribadi yang cukup dalam.

“Waktu berobat pertama kali di klinik, saya bayar pakai biaya sendiri (umum). Ternyata mahal juga, ya. Waktu itu saya sampai menghabiskan biaya yang cukup besar. Bagi saya, itu jumlah yang sangat lumayan,” kenang Ahmad.

Belajar dari pengalaman tersebut, saat memutuskan ke rumah sakit, Ahmad langsung memanfaatkan kartu JKN. Ia pun merasa lega karena pelayanan yang diterimanya sangat memuaskan dan prosedurnya pun mudah.

“Akhirnya waktu ke rumah sakit saya menggunakan kartu JKN. Ternyata pelayanannya sangat memuaskan. Dokternya setiap hari datang mengunjungi (visite) dan menanyakan perkembangan kondisi kita. Petugas medis lainnya juga sangat ramah. Ruangannya bersih dan dibersihkan setiap hari. Sejak dari IGD sampai dapat kamar rawat inap, tidak ada kendala sama sekali,” tuturnya dengan antusias.

Bagi Ahmad, keberadaan Program JKN sangat membantu, terutama dari sisi finansial. Ia membandingkan beban biaya yang harus ditanggung jika berobat sebagai pasien umum dengan kenyamanan menjadi peserta JKN.

“Kalau berobat pakai biaya sendiri, terasa sekali beratnya karena uang keluar langsung dalam jumlah besar. Kalau pakai kartu JKN, kita hanya rutin bayar iuran tiap bulan. Jadi, kalau sakit datang tiba-tiba tanpa kita tahu kapan, kita sudah siap siaga,” ujar Ahmad.

Menutup perbincangan, Ahmad mengimbau kepada seluruh masyarakat, baik tua maupun muda, untuk memastikan kepesertaan JKN mereka aktif dengan rutin membayar iuran sebelum tanggal 10 setiap bulannya.

“Ayo kita dukung Program JKN ini, karena manfaatnya benar-benar sangat besar bagi kita semua,” tutupnya.

Popular Articles