spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img
spot_img
spot_img

POS TERKAiT

Uang Rakyat Buat Beli Rokok dan Liburan? Kabid PAUD Karawang: Ya, Memang Ada!  

spot_img

KARAWANG | ONEDIGINEWS.COM | Laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap adanya temuan administratif pada Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikbud) Kabupaten Karawang.

Temuan ini menyoroti sejumlah pengeluaran yang dinilai tidak didukung bukti pertanggungjawaban yang lengkap serta pengeluaran yang tidak sesuai ketentuan.

Menanggapi temuan tersebut, Kepala Bidang PAUD Disdikbud Kabupaten Karawang, Sutarman, mengakui bahwa memang terdapat catatan dari hasil audit BPK.

Namun, ia menegaskan bahwa pihak bidang telah menindaklanjuti temuan tersebut.

“Temuan memang ada terus terang, begitu. Dan ketika sudah ada temuan, ya terus ada istilahnya TGR, ya sudah beres, sudah dibayar,” ujar Sutarman saat ditemui dikantornya, Rabu (3/6/2026).

Sutarman menjelaskan, perbedaan angka atau temuan tersebut seringkali dipicu oleh perbedaan persepsi mengenai bukti administratif, bukan karena penyalahgunaan anggaran.

Ia mencontohkan beberapa pengeluaran yang dipermasalahkan, seperti biaya operasional, rokok, dan bahan bakar.

“Iya, itu mah iya, ada rokok, ada BBM, iya SPJ. Kalau versi BPK beda, ya. Jadi ketika belum lengkap dibilang ada-ada saja,” tutur Sutarman.

Berdasarkan dokumen pemeriksaan, Bidang PAUD tercatat memiliki total temuan sebesar Rp114.894.000,00 dengan rincian sebagai berikut:

Pengeluaran Tanpa Bukti Sah : Terdapat pengeluaran sebesar Rp40.092.000,00 yang tidak didukung dengan bukti pertanggungjawaban yang lengkap dan sah.

Pengeluaran Tidak Sesuai Ketentuan : Ditemukan pula pengeluaran sebesar Rp74.802.000,00 yang digunakan untuk keperluan pegawai, seperti THR, pembelian rokok, uang saku, dan uang liburan.

Terkait tindak lanjut ke depan, Sutarman menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola administrasi agar lebih tertib dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Ya, kami berusaha semaksimal mungkin, ya,” tegas Sutarman ketika ditanya mengenai upaya perbaikan pelaporan di masa mendatang.

Sutarman juga menambahkan bahwa temuan ini menjadi pembelajaran bagi jajarannya untuk lebih disiplin dalam melengkapi dokumen pertanggungjawaban di setiap kegiatan agar tidak lagi memicu temuan administratif pada audit berikutnya.

 

 

Reporter : Nina Melani Paradewi

Popular Articles

Popular Articles