spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img
spot_img
spot_img

POS TERKAiT

Kejari Karawang Segel Kantor PT BAS, Dokumen Dugaan Korupsi KPR BTN Disita Sekardus

spot_img

KARAWANG, ONEDIGINEWS.COM – Penyidikan kasus dugaan korupsi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Karawang terus berkembang. Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang melakukan penggeledahan dan penyegelan kantor pusat PT Bumi Artha Sedayu (BAS), pengembang Perumahan Citra Swarna Grande (CSG) dan Kartika Residence, Jumat (22/5/2026).

Penggeledahan dilakukan di Gedung CSG kawasan Bekasi Timur, Kota Bekasi, yang diduga menjadi kantor pusat perusahaan tersebut. Proses penyisiran berlangsung sejak sore hingga malam hari.

Ketua Tim Penerangan Hukum Kejari Karawang, Sigit Muharam mengatakan, penyidik menyita sejumlah dokumen penting yang berkaitan dengan dugaan penyaluran kredit BTN untuk proyek perumahan milik PT BAS.

“Setelah ditemukan bukti kuat bahwa Gedung CSG merupakan kantor pusat PT BAS, penyidik langsung melakukan penyegelan,” kata Sigit, Sabtu (23/5/2026).

Dari lokasi penggeledahan, tim penyidik membawa satu kardus besar berisi dokumen yang akan diperiksa lebih lanjut untuk memperkuat alat bukti perkara.

Tak hanya di kantor pusat PT BAS, penyidik juga mendatangi rumah seorang saksi di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi. Dari lokasi tersebut, kejaksaan kembali mengamankan sejumlah dokumen tambahan yang diduga berkaitan dengan administrasi dan aliran dana KPR BTN.

“Seluruh dokumen kami amankan dan dibawa ke kantor untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Kejari Karawang menyebut, penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi KPR BTN yang nilainya disebut mencapai ratusan miliar rupiah.

Selain penyitaan dokumen, jumlah saksi yang diperiksa juga bertambah. Sedikitnya 14 saksi baru telah dipanggil untuk dimintai keterangan terkait perkara tersebut.

Popular Articles

Popular Articles