spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img
spot_img
spot_img

POS TERKAiT

Franciscus Sibarani Apresiasi Terobosan Imigrasi Karawang Lewat Layanan Molina

spot_img

KARAWANG, ONEDIGINEWS.COM – Anggota Komisi XIII DPR RI, Franciscus Maria Agustinus Sibarani, mengapresiasi kinerja keimigrasian di wilayah Karawang yang dinilai mampu beradaptasi dengan perkembangan kawasan industri yang terus tumbuh pesat.

Menurutnya, Karawang kini telah bertransformasi dari daerah lumbung padi menjadi salah satu pusat industri terbesar di Indonesia. Kondisi tersebut membuat pelayanan dan pengawasan keimigrasian memiliki peran yang sangat penting, terutama terkait keberadaan tenaga kerja asing (TKA) dan warga negara asing (WNA).

Franciscus menilai, Kantor Imigrasi Karawang berhasil menghadirkan inovasi pelayanan melalui aplikasi Molina (Modul Lalu Lintas Orang Asing). Aplikasi tersebut dinilai mempermudah proses administrasi keimigrasian tanpa harus datang langsung ke kantor imigrasi.

“Sebagian besar TKA di wilayah kerja Karawang berada di bawah naungan perusahaan industri dengan produktivitas tinggi. Layanan Molina ini sangat membantu karena para ekspatriat tidak perlu meninggalkan pekerjaan hanya untuk mengurus administrasi ke kantor imigrasi,” ujar Franciscus usai Kunjungan Kerja Spesifik di Karawang, Kamis (21/5/2026).

Politisi Fraksi Golkar itu berharap inovasi digital seperti Molina bisa diterapkan di berbagai daerah lain, khususnya kawasan industri dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), agar pelayanan keimigrasian semakin efektif dan efisien.

Selain pelayanan, Franciscus juga menyoroti pentingnya pengawasan keimigrasian. Ia menilai penggunaan teknologi seperti aplikasi APOA dan sistem pelaporan lainnya memang penting, namun tetap harus dibarengi dengan keterlibatan aktif masyarakat.

Menurutnya, pengawasan tidak cukup hanya mengandalkan penambahan personel imigrasi. Peran lingkungan, termasuk RT dan RW, dinilai sangat penting dalam membantu memantau keberadaan serta aktivitas warga negara asing di wilayah masing-masing.

“Kunci pengawasan yang efektif adalah keterlibatan masyarakat secara aktif. Dengan sinergi teknologi dan pengawasan partisipatif, sistem pengawasan akan lebih kuat dan adaptif,” tegasnya.

Ia pun mendorong penguatan koordinasi antara masyarakat dan pihak imigrasi agar pengawasan terhadap aktivitas orang asing di wilayah industri dapat berjalan lebih optimal.

Popular Articles

Popular Articles