SUMEDANG | ONEDIGINEWS.COM – Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Sumedang melalui tim monitoring UPTD Perikanan dan Peternakan Wilayah Sumedang Kota melaksanakan pemeriksaan postmortem (pemeriksaan kesehatan organ dalam setelah disembelih) di sejumlah lokasi pemotongan hewan kurban. Rabu (27/5/2026).
Kegiatan pemeriksaan post-mortem tersebut dilakukan demi menjamin bahwa daging kurban yang di distribusikan telah memenuhi standar ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal).
Terdapat tujuh titik lokasi yang menjadi sasaran pemantauan postmortem hewan kurban, salah satu di antaranya yang menjadi agenda rutin tiap tahunya ke kediaman Bupati Sumedang.
Berdasarkan hasil pemeriksaan pihak UPTD Perikanan dan Peternakan Wilayah Sumedang Kota, dari semua lokasi yang di kunjungi, seluruh proses penyembelihan hingga kondisi daging dinilai relatif aman.
Pemantauan Higienitas dan Evaluasi Lapangan
Kepala UPTD Perikanan dan Peternakan Wilayah Sumedang Kota, Siti Mulyani, S.Pt., M.M., memaparkan hasil peninjauan petugas di lapangan mengenai proses pemeriksaan post mortem hewan kurban.
“Dari Dinas Perikanan dan Peternakan telah melaksanakan monitoring pemeriksaan hewan kurban, di wilayah Sumedang Kota ada 7 titik. Secara umum monitoring berjalan lancar, kondisi di lapangan higienis, sanitasi.Terlihat ada peningkatan walaupun memang ada di beberapa titik yang memang masih perlu pembinaan dari kami mungkin,” ujar Siti Mulyani.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pihaknya masih menemukan adanya dugaan temuan klinis pada organ dalam hewan kurban di beberapa sampel lokasi.
“Dan ada beberapa temuan misalnya dari produk hewan dalam hal ini organ hati yang masih terlihat terindikasi adanya penyakit hat (cacing hati, red),” lanjutnya.

Selain itu, Siti Mulyani juga menjelaskan mengenai perkembangan kesadaran masyarakat serta komitmen dari pihak kedinasan dalam memberikan edukasi dan pembinaan yang berkelanjutan, termasuk dalam hal penanganan limbah kurban.
“Nah untuk tahun ini kesadaran masyarakat terlihat meningkat walaupun memang berproses ya segala sesuatunya, artinya masih perlu edukasi ke depannya. Dan itu merupakan memang sebagian kewajiban dari kami untuk melaksanakan pembinaan terkait peningkatan higienis, sanitasi, penanganan hewan kurban dari mulai panitia kurban itu sendiri, kemudian tempat yang dipakai untuk berkurban, peralatan, juga dari hal penanganan limbah dari hewan kurban itu sendiri bagaimana caranya supaya tidak mencemari lingkungan,” jelasnya
Lebih lanjut, ia menegaskan esensi dan tujuan utama dari dilaksanakannya pemeriksaan kesehatan organ dalam pasca-penyembelihan ini demi memberikan rasa aman bagi warga masyarakat.
“Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan postmortem, di mana pemeriksaan postmortem itu merupakan pemeriksaan yang dilakukan pada hewan kurban sesaat setelah dipotong. Titik berat dari pemeriksaan post-mortem ini adalah, sebagaimana kita ketahui tujuannya untuk memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa hewan kurban yang dihasilkan, dalam hal ini produk hewan kurban baik itu daging ataupun jeroannya, itu dalam kondisi aman untuk dikonsumsi, memenuhi kaidah atau syariat aman, sehat, utuh, dan halal,” pungkas Siti Mulyani.
Apresiasi dari Bupati Sumedang
Langkah preventif dan kehadiran langsung jajaran Dinas Perikanan dan Peternakan di lapangan ini mendapat sambutan hangat serta apresiasi langsung dari Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M.
“Ya, tentunya terima kasih atas kunjungan dari Dinas Perikanan Peternakan, memastikan bahwa hewan kurban yang disembelih ini sehat, aman, dagingnya dapat dikonsumsi oleh para penerima daging kurban ini,” ungkap Bupati Dony.
Bupati menilai pengawasan berkala yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah ini merupakan sebuah ikhtiar nyata dalam menjaga mutu dan kebersihan daging kurban sebelum disalurkan kepada warga yang berhak.
“Ini sebagai ikhtiar dari pemerintah memastikan bahwa kurban berjalan dengan baik, hewan kurbannya sehat, sudah waktunya untuk dipotong, dan daging yang disebarkannya pun daging yang tentunya aman dan sehat untuk dikonsumsi,” tutupnya
Reporter : Rizky Prasetyo







