SUMEDANG, ONEDIGINEWS.COM | Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) merayakan hari ulang tahun yang ke-24 dengan menyelenggarakan serangkaian kegiatan di Pawon Sengon, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, pada Sabtu (30/5/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang beserta jajaran, anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar, serta penasehat KPPG Kabupaten Sumedang Hj. Itje Siti Kuraesin dan Sekretaris Jenderal PP KPPG Hj. Tati Novianty, S.IP. , Ketua KPPG Provinsi Jawa Barat Dr. Hj. Cucu Sugyati, SE., MM., Ketua KWSI Jawa Barat beserta jajaran, seluruh jajaran pengurus dan anggota KPPG se-Kabupaten Sumedang, unsur pimpinan sayap partai beserta jajaran dan lainya.
Ketua KPPG Sumedang, Sonia Sugian, S.H., M.H., M.Tr.IP., menjelaskan bahwa perayaan tahun ini mengusung tema “Kiprah KPPG, Raih Gen Z untuk Membesarkan Partai Golkar”.
Rangkaian acara dimulai dengan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis hasil kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan PKM Kecamatan Paseh, diikuti dengan sesi talk show yang diliput langsung oleh Kompas TV, serta ditutup dengan hiburan bersama penyanyi legendaris Conny Dio.
Dalam pernyataannya, Sonia menekankan urgensi peran KPPG dalam membangkitkan kesadaran politik bagi perempuan muda. “Kita bangun, kita bina, kita berikan edukasi dan kita berikan pemahaman politik supaya mereka itu tidak apatis dengan politik, tetapi mereka bisa terbuka mindset-nya bahwa politik ini penting,” tegas Sonia.
Sonia menambahkan, kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang bagi partai. “Kami KPPG merintis dari sekarang dengan memberikan pendidikan politik, memberikan capacity building, supaya pada saatnya nanti diperlukan, pada saat pemilu atau pilkada, mereka sudah menjadi perempuan-perempuan hebat yang mumpuni keilmuannya di bidang politik.” lanjutnya.
Ia pun menyoroti keberhasilan kaderisasi KPPG melalui sosok Lady Puspita, anggota DPRD Kabupaten Sumedang.
“Beliau adalah Lady Puspita, anggota dewan di Kabupaten Sumedang. Beliau juga baru 24 tahun sudah menjadi anggota dewan, dan ini adalah cerminan keberhasilan bagi KPPG bahwa di usia muda dia sudah berhasil menjadi anggota dewan,” terangnya.

Menutup masa jabatannya sebagai Ketua KPPG Sumedang, Sonia menegaskan komitmen regenerasi kepengurusan.
“Saya tidak mau mendominasi kepengurusan saya, saya harus meregenerasikan kepada kader yang memang mempunyai peluang untuk memimpin KPPG ke depan,”imbuh Sonia Sugian.
Ia berharap ketua KPPG mendatang dapat terus membuka ruang bagi perempuan untuk berkarya dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP KPPG, Hj. Tati Novianty, S.IP., yang kerap di sapa nama panggilan (Novianty). menyampaikan kebanggaannya dapat hadir secara langsung dan menjadi narasumber dalam talkshow HUT ke-24 KPPG. Dalam pemaparannya, beliau memberikan perhatian khusus pada keterlibatan Gen Z dalam politik.
“Gen Z ini punya potensi yang cukup besar di Indonesia, yaitu sekitar 28% atau kurang lebih 73 juta jiwa penduduk Indonesia, dan setengahnya adalah perempuan,” jelasnya.
Novianty, menegaskan bahwa potensi tersebut merupakan aset strategis yang harus dikelola, sehingga KPPG berkomitmen penuh dalam memberikan pendidikan dan pembinaan kader perempuan terbaik agar siap menghadapi kontestasi politik.

Terkait regulasi keterwakilan perempuan, beliau memberikan penegasan mengenai aturan afirmasi 30% yang bersifat mengikat untuk seluruh tingkatan legislatif, mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten/Kota.
“Ketika tidak dipenuhi 30% perempuan dalam daftar calon legislatif, partai politik mana pun akan dicoret untuk mengikuti kontestasi pemilu legislatif,” tegasnya.
Mengakhiri arahannya, dirinya mengajak generasi muda untuk membuang sikap apolitis. “Yuk berorganisasi bersama-sama, kita tidak boleh apatis karena masa depan bangsa ada di tangan kita. Menurut beliau, keterlibatan aktif dalam partai politik adalah kendaraan utama bagi perempuan dan generasi muda untuk berkarya serta memberikan pengabdian nyata bagi pembangunan bangsa,” pungkasnya.
Reporter : Rizky Prasetyo







