KOTA BEKASI | ONEDIGINEWS.COM | Pemerintah Kota Bekasi menegaskan bahwa penataan kawasan Pasar Baru bukanlah upaya untuk menggusur para pedagang. Langkah ini melainkan sebuah komitmen nyata untuk menghadirkan lingkungan usaha yang lebih layak, tertata, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan bahwa seluruh pedagang yang sebelumnya beraktivitas di luar area pasar—seperti di trotoar dan bahu jalan—kini telah difasilitasi secara penuh untuk menempati kios serta lapak resmi yang tersedia di dalam gedung pasar.
“Kami tidak mengambil atau memangkas ruang usaha para pedagang. Justru melalui penataan ini, kami ingin pedagang memiliki tempat berjualan yang jauh lebih baik, bersih, dan aman, sehingga roda usaha mereka bisa semakin berkembang,” kata Tri Adhianto.
Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa kawasan pasar yang tertata dengan rapi secara otomatis akan memberikan dampak positif terhadap psikologis dan kenyamanan para pengunjung. Logikanya, semakin nyaman masyarakat berbelanja, maka semakin besar pula peluang peningkatan transaksi ekonomi yang terjadi di dalam pasar.
Selain fokus pada relokasi pedagang ke dalam pasar, pemerintah daerah juga secara paralel melakukan pembenahan masif pada berbagai fasilitas pendukung. Pemkot Bekasi mulai memperbaiki sistem drainase untuk mencegah banjir, mengoptimalkan penerangan area, serta menata akses pejalan kaki untuk meningkatkan keamanan, daya tarik, dan estetika kawasan Pasar Baru sebagai pusat ekonomi rakyat.








