spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img
spot_img
spot_img

POS TERKAiT

Jumat Bersih di Cikarang Pusat, Warga dan Pemerintah Gotong Royong Bersihkan Drainase Sukamahi

spot_img

CIKARANG PUSAT | ONEDIGINEWS.COM | Kecamatan Cikarang Pusat terus menggalakkan budaya peduli lingkungan melalui program Jumat Bersih. Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Bekasi, kegiatan tersebut dilaksanakan serentak hingga tingkat desa sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Di Desa Sukamahi, kegiatan dipusatkan di sepanjang Jalan Sukamahi, Jumat (26/6/2026). Ruas jalan tersebut dipilih karena masih terdapat sejumlah titik saluran drainase yang tersumbat sampah dan berpotensi menimbulkan genangan saat hujan. Aksi gotong royong ini melibatkan unsur Kecamatan Cikarang Pusat, Pemerintah Desa Sukamahi, UPTD Kebersihan Wilayah V, dunia pendidikan, perusahaan, hingga masyarakat sekitar.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Cikarang Pusat, Ganda Sasmita, mengatakan gerakan Jumat Bersih tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun budaya peduli kebersihan melalui keterlibatan langsung masyarakat.

“Tujuan utamanya bukan hanya membersihkan lingkungan hari ini, tetapi memberikan contoh kepada masyarakat agar ke depan memiliki kesadaran menjaga kebersihan secara rutin tanpa harus menunggu kegiatan yang dijadwalkan pemerintah,” ujarnya.

Menurut Ganda, pembersihan difokuskan pada ruas Jalan Sukamahi sepanjang sekitar 1,5 kilometer dari total panjang jalan sekitar 3 kilometer. Selain karena kondisi drainase yang tersumbat, lokasi tersebut juga dipilih sebagai kawasan percontohan agar masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan di sekitarnya.

Melalui kerja bakti tersebut, tumpukan sampah yang menyumbat saluran berhasil diangkat sehingga aliran air kembali lancar. Meski demikian, beberapa bagian drainase masih memerlukan penanganan permanen yang telah masuk dalam rencana perbaikan pemerintah daerah pada tahun ini.

“Perbaikan fisik akan dilakukan oleh dinas terkait. Namun sebelum itu, kami berupaya memastikan saluran tetap berfungsi agar tidak menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.

Ganda menegaskan, keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan tidak dapat bergantung pada pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman.

“Kami ingin gerakan ini menjadi budaya. Kalau lingkungan sudah dibersihkan tetapi tidak dijaga bersama, kondisinya akan kembali seperti semula. Karena itu partisipasi masyarakat menjadi faktor yang paling penting,” ungkapnya.

Selain mengintensifkan program Jumat Bersih, Pemerintah Kecamatan Cikarang Pusat juga mendorong pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Desa Sukamahi. Saat ini proses perizinan lahan masih berlangsung dan diharapkan dapat terealisasi pada tahun ini.

Keberadaan TPS dinilai penting untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah di wilayah tersebut sehingga penanganan sampah tidak hanya bergantung pada pengangkutan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga didukung fasilitas penampungan yang memadai.

Melalui gerakan Jumat Bersih yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Cikarang Pusat berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat, sekaligus meminimalkan risiko banjir akibat saluran air yang tersumbat sampah.(*)

Popular Articles

Popular Articles