spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img
spot_img
spot_img

POS TERKAiT

Lagi dan Lagi! Logo Karang Taruna Menyusup di Proyek Rehab Ex Koramil, Kabid Bangunan dan Ketua Organisasi Kembali Bungkam

spot_img

KARAWANG | ONEDIGINEWS.COM | Pola janggal penempatan logo non-pemerintah pada papan informasi proyek resmi di Kabupaten Karawang tampaknya bukan lagi sekadar kelalaian administrasi atau salah cetak biasa.

Setelah sebelumnya publik dihebohkan dengan temuan logo Karang Taruna di proyek Emplacement Kantor Kecamatan Cibuaya (Rp299 juta) dan proyek Rehab Gedung DPMD Karawang Timur (Rp399 juta), kini temuan serupa kembali terulang.

Berdasarkan pantauan terbaru di lapangan, Logo Karang Taruna kembali bersanding manis di plang proyek resmi milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang.

Kali ini, atribut organisasi kepemudaan tersebut nampang di papan proyek Rehab Gedung Kantor PUPR Ex Koramil yang berlokasi di Kecamatan Karawang Barat. Proyek yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karawang ini menelan anggaran sebesar Rp189.371.000 dengan nomor kontrak 027.2/18/SEKRE/2026, yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV. Citra Padi Lestari.

Kembalinya logo Karang Taruna pada fasilitas informasi publik ini seolah membenarkan analisis kritis yang sebelumnya disampaikan oleh pemerhati kebijakan publik MPPN, Tatang Suryadi (Tatang Obet).

Tatang menduga kuat adanya skenario terselubung berupa praktik bagi-bagi paket pekerjaan kepada kelompok tertentu, di mana logo tersebut diduga dengan sengaja dipasang sebagai tanda aman agar kelompok lain tidak mengganggu jalannya pekerjaan.

Munculnya logo yang sama di proyek Ex Koramil Karawang Barat ini semakin mempertegas dugaan, bahwa ada pengondisian sistematik atau “restu” terselubung dari oknum di dalam kedinasan, mengingat secara hukum administrasi negara, Karang Taruna tidak memiliki legal standing apa pun dalam realisasi fisik proyek APBD.

Ironisnya, Sikap abai dan tertutup kembali dipertontonkan oleh pihak-pihak yang paling bertanggung jawab dalam karut-marut administrasi proyek ini.

Kepala Bidang (Kabid) Bangunan Dinas PUPR Karawang, Andri, yang pada kasus Cibuaya sempat menjanjikan akan memanggil pengawas dan kontraktor, kini kembali memilih bungkam seribu bahasa.

Saat tim redaksi mencoba meminta konfirmasi mengenai lolosnya logo organisasi tersebut untuk ketiga kalinya di proyek Karawang Barat ini, Andri sama sekali tidak memberikan respons atau jawaban.

Setali tiga uang dengan pihak dinas, Ketua Karang Taruna Kabupaten Karawang, Dhani Sudirman, juga tetap memilih tidak bersuara.

Konfirmasi yang dilayangkan awak media terkait klaim atau keterlibatan kadernya dalam lingkaran proyek APBD senilai ratusan juta ini tidak mendapatkan tanggapan resmi sedikit pun.

 

Reporter: Nina Melani Paradewi

Popular Articles

Popular Articles