spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img
spot_img
spot_img

POS TERKAiT

Sumedang Peringkat 4 Tingkat Kegemaran Membaca di Jabar, Pengawasan Kearsipan Masuk Enam Besar  

spot_img

SUMEDANG | ONEDIGINEWS.COM | Kabupaten Sumedang mencatatkan capaian positif dalam bidang literasi dan kearsipan. Sumedang menempati peringkat keempat dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat dalam tingkat kegemaran membaca masyarakat.

Capaian tersebut disampaikan dalam rangkaian Festival Literasi Kabupaten Sumedang 2026 yang digelar di Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Sumedang, Selasa (15/9/2026).

Selain capaian tingkat kegemaran membaca, Kabupaten Sumedang juga berhasil menempati peringkat keenam dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat dalam pengawasan kearsipan.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa upaya Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam membangun budaya literasi sekaligus memperkuat tata kelola kearsipan terus menunjukkan hasil positif.

Festival Literasi 2026 sendiri mengusung tema “Menjaga Peradaban Literasi untuk Kesejahteraan”. Kegiatan ini tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan minat baca, tetapi juga mempromosikan layanan perpustakaan dan memperluas akses masyarakat terhadap berbagai sumber pengetahuan.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sumedang Hari Tri Santosa menyampaikan bahwa Festival Literasi merupakan bagian dari upaya meningkatkan budaya baca masyarakat sekaligus mendorong peningkatan indikator literasi daerah.

“Tujuannya mempromosikan layanan perpustakaan, mengembangkan budaya baca dan literasi masyarakat, sehingga berdampak positif terhadap capaian indikator literasi daerah,” ujarnya.

Peningkatan capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak. Pemkab Sumedang menerapkan pendekatan pentahelix dengan melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas dan masyarakat.

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan untuk menjadikan literasi sebagai gerakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Dony, kegiatan literasi harus terus dikembangkan agar tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Ini bukan hanya sebatas formalitas, tapi betul-betul sebuah acara yang memberikan makna, manfaat dan dampak,” kata Dony.

Ia juga menilai meningkatnya kualitas pelaksanaan Festival Literasi dari tahun ke tahun menunjukkan adanya kesungguhan dalam membangun budaya literasi di Kabupaten Sumedang.

Reporter : Rizky Prasetyo

Popular Articles

Popular Articles