spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img
spot_img
spot_img

POS TERKAiT

Dana BOPF DTA Karawang Rp15 Miliar Resmi Dialokasikan, Sisipkan Program Pencegahan Anemia dan Stunting  

spot_img

KARAWANG | ONEDIGINEWS.COM | Pemerintah Kabupaten Karawang mengalokasikan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk Bantuan Operasional Pendidikan Formal (BOPF) bagi 990 Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) pada tahun ini. Besaran bantuan yang diterima setiap lembaga bervariasi, disesuaikan dengan jumlah santri yang dimiliki.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Karawang, Aep Saepudin, menyatakan bahwa dana tersebut tidak hanya ditujukan untuk menunjang operasional lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pencegahan stunting sejak dini serta menjaga kesehatan santri putri.

“Pemerintah Kabupaten Karawang tahun ini memberikan BOPF kepada 990 DTA dengan total anggaran Rp15 miliar. Besaran bantuan yang diterima masing-masing DTA berbeda-beda, tergantung jumlah santrinya,” ujar Aep, Selasa (13/10).

Ia menjelaskan, berdasarkan ketentuan yang berlaku, setiap DTA diwajibkan mengalokasikan 10 hingga 15 persen dari dana BOPF untuk pengadaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi santri putri. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk perhatian khusus terhadap kesehatan remaja perempuan agar terhindar dari risiko anemia.

“Selain membantu biaya operasional, aturan mewajibkan setiap DTA mengalokasikan 10 hingga 15 persen dana untuk membeli PMT bagi santri putri. Hal ini sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini sekaligus melindungi santri putri dari risiko anemia,” tambahnya.

Melalui kebijakan ini, Pemkab Karawang berharap penyaluran BOPF dapat memberikan dampak ganda: menjaga keberlangsungan kegiatan belajar mengajar di lembaga keagamaan, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda dalam menekan angka stunting di Kabupaten Karawang.

 

Reporter : Nina Melani Paradewi

Popular Articles

Popular Articles