spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img
spot_img
spot_img

POS TERKAiT

Kekecewaan Warga Cilamaya Wetan ke Pertamina Gas Memuncak, Camat “Lapor” ke Ombudsman

spot_img

KARAWANG | ONEDIGINEWS. COM | Penyelenggaraan Multi Stakeholder Forum (MSF) WASH Karawang di Swiss-Belinn Karawang, Selasa (3/11/2026), diwarnai dengan pengakuan dan kritik terbuka dari Camat Cilamaya Wetan Nurhasan, Di hadapan perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat Maulana dan peserta forum lintas sektor, pihak kecamatan melayangkan aduan terkait minimnya kepedulian serta kontribusi sosial dari PT Pertamina Gas (Pertagas) terhadap masyarakat sekitar.

Camat Cilamaya Wetan mengungkapkan kekecewaannya kepada Ombusdman lantaran keberadaan korporasi energi yang telah beroperasi sejak lama di wilayahnya tersebut dinilai belum memberikan dampak nyata atau manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh warga setempat.

“Pertamina Gas itu saya bilang tadi, untuk minta proposal supaya memberikan sumbangan kegiatan HUT RI saja kemarin itu enggak ngasih sama sekali, padahal proposal saya kirim langsung,” ungkapnya.

Kondisi ini, menurutnya, sangat kontras jika dibandingkan dengan perusahaan swasta baru seperti PT Jawa Satu Power (JSP) yang dinilai jauh lebih komunikatif dan sigap menyalurkan program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility / CSR) bagi desa-desa penyangga di sekitar wilayah operasionalnya, seperti Desa Cilamaya, Mekarmaya, dan Muara.

Lebih lanjut, pihak kecamatan menegaskan bahwa masyarakat tidak pernah meminta hal-hal di luar batas kewajaran, melainkan menuntut bentuk kepedulian yang menjadi kewajiban normatif perusahaan terhadap warga pribumi.

Ia bahkan menyebut kekecewaan warga yang menahun sempat memicu respons frontal hingga lontaran gertakan keras.

Lantaran geram dengan rendahnya kepekaan sosial perusahaan tersebut di tengah efisiensi anggaran pemerintah daerah dan penurunan Dana Desa saat ini, sebagai camat, ia sempat terpikir untuk menutup akses jalan agar persoalan tersebut menjadi heboh dan viral.

“Apa perlu nih jalan saya dan warga tutup biar nanti heboh jadi viral, gitu? Nanti kan ditanya, ‘Kenapa sih sampai berbuat seperti itu?’Ya, kita tinggal jawab saja, salah sendiri perusahaan tidak punya kepekaan sosial,” ujar Nurhasan.

“Kita ini satu bangsa, sama-sama masyarakat Indonesia. Tolong dong peduli, karena CSR itu kewajiban mereka. Saya tidak minta kekayaan mereka, tapi saya minta kewajiban mereka terhadap kami warga masyarakat,” tegasnya lagi.

Sebagai informasi, persoalan optimalisasi dana CSR dari sektor swasta dan BUMN/D ini menjadi salah satu poin krusial yang diangkat dalam forum MSF WASH Karawang.

Forum yang diinisiasi oleh Koalisi Prima WASH, Forum CSO WASH Karawang, dan Perkumpulan Inisiatif ini turut dihadiri oleh jajaran Pemkab Karawang, DPRD, unsur BUMD, lembaga vertikal termasuk Ombudsman RI Perwakilan Jabar, akademisi, pihak swasta, hingga unsur media guna mendorong kolaborasi penyelesaian masalah air bersih, sanitasi, dan sampah di Kabupaten Karawang.

Sampai berita ini diturunkan onediginews.co masih teurs berupaya mengkonfirmasi pihak PT. Pertamina Gas (Pertagas) dan pihak terkait lainnya.

 

 

Reporter : Nina Melani Paradewi

Popular Articles

Popular Articles