KARAWANG, ONEDIGINEWS.COM – Upaya pengendalian pertumbuhan penduduk terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Karawang melalui layanan kesehatan reproduksi yang menyasar langsung masyarakat. Salah satunya lewat kolaborasi antara RSUD Karawang dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Karawang dalam pelayanan Keluarga Berencana Metode Operasi Wanita (MOW), Sabtu (2/5/2026).
Pelayanan tersebut diperuntukkan bagi pasangan usia subur yang telah mantap untuk tidak menambah keturunan dan memilih metode kontrasepsi permanen. Program ini mendapat sambutan positif dari warga karena dinilai memberikan kemudahan akses layanan KB dengan prosedur medis yang aman dan profesional.
Humas RSUD Karawang, A. Luthfi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendukung program nasional pengendalian angka kelahiran sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan keluarga di Karawang.
“Program ini bukan hanya pelayanan medis semata, tetapi juga bentuk edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya perencanaan keluarga yang matang,” kata Luthfi.
Menurutnya, metode MOW menjadi salah satu pilihan efektif bagi keluarga yang merasa jumlah anak sudah cukup dan ingin mendapatkan perlindungan jangka panjang tanpa harus bergantung pada kontrasepsi rutin.
Dalam pelaksanaannya, RSUD Karawang melibatkan tenaga medis dan dokter spesialis berpengalaman guna memastikan setiap prosedur berjalan aman serta sesuai standar pelayanan kesehatan. Peserta juga terlebih dahulu mendapatkan konsultasi dan pemeriksaan sebelum menjalani tindakan operasi.
Selain membantu menekan angka kelahiran, layanan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pola pengasuhan yang lebih optimal dan terencana. Pemerintah menilai pengendalian jumlah penduduk menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
RSUD Karawang bersama DPPKB pun berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan serupa secara berkala agar manfaat program KB dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Kesadaran masyarakat tentang pentingnya KB harus terus dibangun. Dengan keluarga yang terencana, kualitas hidup juga akan semakin baik,” tutup Luthfi.





