spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img
spot_img
spot_img

POS TERKAiT

Gebyar PATEN Majalaya, Pemkab Karawang Hadirkan Layanan Publik hingga Bantuan Sosial

spot_img

KARAWANG | ONEDIGINEWS.COM | Pemerintah Kabupaten Karawang kembali menghadirkan pelayanan publik melalui kegiatan Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kecamatan Majalaya, Rabu (2/9/2026).

Wakil Bupati Karawang H. Maslani, mewakili Bupati Karawang, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Kedatangannya disambut meriah oleh masyarakat dan jajaran Pemerintah Kecamatan Majalaya dengan tarian penyambutan serta pengalungan bunga.

Setibanya di lokasi, H. Maslani langsung meninjau berbagai pelayanan yang tersedia dalam kegiatan PATEN. Ia juga menyempatkan diri mengunjungi sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut membuka stan untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan masyarakat Kecamatan Majalaya.

Tidak hanya menghadirkan pelayanan administrasi, kegiatan PATEN juga diisi dengan berbagai bentuk kepedulian sosial. Secara simbolis, H. Maslani menyerahkan sejumlah alat bantu kepada masyarakat yang membutuhkan, di antaranya tongkat, kursi roda, dan alat bantu dengar.

Pada kesempatan tersebut juga diberikan tambahan makanan bagi anak yang mengalami stunting. Bantuan tersebut berasal dari RS Citra Sari Husada (Intan Barokah) bersama developer PT Galuh Pakuan Indonesia dan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Karawang.

Bentuk kepedulian terhadap masyarakat lanjut usia juga turut hadir dalam kegiatan tersebut melalui pemberian Bantuan Kasih untuk orang tua lansia yang diberikan oleh RS Fikri Medika dan RS Intan Barokah.

Usai mengikuti rangkaian kegiatan di lokasi PATEN, Wakil Bupati H. Maslani kemudian bergeser mengunjungi Bank Sampah Induk Mandiri Bengle Sejahtera.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekaligus pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kunci rumah tidak layak huni (Rutilahu) kepada masyarakat penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi penerima. (*)

Popular Articles

Popular Articles