spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img
spot_img
spot_img

POS TERKAiT

Keluarga Besar Wartawan Komnas BPKLH News Berduka atas Wafatnya Ibu Aminah binti H. Ramin

spot_img

​KARAWANG | ONEDIGINEWS.COM | Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Berita duka menyelimuti keluarga besar media Komnas BPKLHnews.com.

Nenek tercinta dari salah satu wartawannya, Anggi Fauji, yang bernama Almarhumah Ibu Aminah binti H. Ramin, tutup usia pada Kamis (18/6/2026) pukul 20.50 WIB.

Almarhumah mengembuskan napas terakhirnya di kediaman yang berlokasi di Dusun Batujaya (Kp. Blok Mede), RT 006/RW 002, Desa Batujaya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang.

​Sosok almarhumah dikenal semasa hidupnya sebagai pribadi yang baik dan ramah. Ia meninggalkan tiga orang anak, yaitu Ibu Neneng, Bapak Sukanta, dan Ibu Mumun, serta sejumlah cucu dan cicit.

​Banjir Ucapan Belasungkawa dari Berbagai Tokoh
​Ucapan duka cita dan belasungkawa mengalir deras dari pihak keluarga, kerabat, tokoh pendidikan, tokoh agama, hingga berbagai elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Ketua KKM Karawang, H. Suroto.

​”Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Mewakili segenap keluarga besar MTsN 1 Karawang dan KKM Kabupaten Karawang, kami turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya Ibu Aminah binti H. Ramin. Almarhumah adalah sosok orang tua yang baik, memiliki dedikasi tinggi, serta menjadi teladan bagi anak, cucu, dan keluarga.

Mari kita doakan semoga almarhumah husnul khotimah, amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan. Amin ya rabbal alamin,” ungkap H. Suroto pada Jumat (19/6/2026).

​Sosok yang Rajin Beribadah
​Kesedihan mendalam juga dirasakan oleh menantu almarhumah, Ibu Lia, yang kerap bercengkerama dengannya setiap hari.

Sembari meneteskan air mata, ia mengenang mertuanya sebagai sosok yang sangat taat.
​”Sebelum meninggal dunia, almarhumah terbilang sangat aktif, rajin, dan selalu menjaga ibadahnya.

Hingga beberapa waktu lalu, ayah mertua sempat membawa beliau ke dokter untuk diperiksa karena kondisinya sedang kurang sehat,” tutur Ibu Lia.

​Penghormatan Terakhir
​Mendengar kabar duka tersebut, seluruh anak, menantu, cucu, serta kerabat dekat langsung berkumpul di rumah duka.

Mereka bersama-sama memanjatkan doa agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala kekhilafannya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan untuk melanjutkan amal baik almarhumah.

​Hingga saat ini, para warga, kerabat, dan teman dekat almarhumah terus berdatangan untuk bertakziah dan memberikan penghormatan terakhir di rumah duka, Dusun Batujaya, Karawang. Rencananya, doa bersama (tahlilan) akan digelar dari malam pertama hingga malam ketiga.
​(Red)

Popular Articles

Popular Articles