TIRTAJAYA | ONEDIGINEWS.COM – Penyelenggaraan Invitasi Olahraga Tradisional tingkat Sekolah Dasar se-Kecamatan Tirtajaya yang digelar di Lapang Bola Medankarya pada Senin (12/5/2026), menyisakan polemik serius.
Selain munculnya dugaan sejumlah siswa pingsan saat perlombaan, pernyataan salah satu oknum pengawas Korwilcambidik Kecamatan Tirtajaya berinisial MY justru memantik kemarahan insan pers.
Polemik bermula ketika awak media dari Nuansametro.com dan Targethukum.com mendatangi Kantor Korwilcambidik Kecamatan Tirtajaya pada Rabu (13/5/2026) guna melakukan klarifikasi terkait keselamatan siswa dalam kegiatan tersebut.
Namun, alih-alih memberikan penjelasan substantif, MY justru melontarkan pernyataan yang dinilai merendahkan marwah jurnalis.
“Ya kalau media melakukan konfirmasi dan mencari informasi silahkan, itu sah-sah saja, karena memang itu sudah tugasnya. Tapi, pada kenyataannya media itu butuh duit,” ujar MY di hadapan wartawan.
Pernyataan yang menggeneralisasi profesi wartawan tersebut langsung menuai reaksi keras.
Ketua AMKI (Asosiasi Media Konvergensi Indonesia), Endang Nupo, mengecam keras ucapan MY yang dinilai sebagai bentuk pencemaran nama baik terhadap insan pers yang bekerja berdasarkan Undang-Undang dan Kode Etik Jurnalistik.
“Pernyataan itu sangat tidak pantas diucapkan oleh seorang pejabat di lingkungan pendidikan. Kalimat ‘media itu butuh duit’ merupakan tuduhan tidak berdasar yang menyudutkan profesi wartawan secara keseluruhan,” tegas Endang.
Ia menambahkan bahwa pers adalah pilar demokrasi yang menjalankan fungsi kontrol sosial.
“Kalau ada oknum, sebut oknum. Jangan membawa-bawa seluruh profesi,” lanjutnya.
Menanggapi situasi yang memanas, Ketua Korwilcambidik Tirtajaya, Narmin, segera memberikan pernyataan resmi.
Ia berusaha mendinginkan suasana dengan menyampaikan permohonan maaf atas tindakan bawahannya tersebut.
“Pertama, saya atas nama pribadi dan kedinasan mohon maaf kepada rekan-rekan media dan pers atas pernyataan dari rekan kerja kami,” ungkap Narmin, Rabu (13/5/2026).
Narmin juga menegaskan bahwa akan ada langkah lanjutan untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan.
“Insyaallah pribadi yang bersangkutan akan meminta maaf secara langsung kepada rekan-rekan juga,” tambahnya. (Red)





