spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

POS TERKAiT

BUNG HABIBI MENDORONG EKOSISTEM BISNIS PERTANIAN TERINTEGRASI DAN BERKELANJUTAN  ‎

spot_img

‎KARAWANG, Onediginews.com – Kegiatan Iftar Ramadhan dan AgriPreneur Camp 2026 yang diselenggarakan oleh Taruna Tani Siliwangi (Tani Muda GERNAS) berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kolaborasi. Mengusung tema “Konsolidasi Tani Muda Membentuk Ekosistem Bisnis Pertanian yang Terintegrasi dengan Pasar”, kegiatan ini dilaksanakan Minggu (15/3) di Aula Desa Batujaya, Kabupaten Karawang, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di sektor pertanian.

‎Agenda ini menghadirkan sejumlah tokoh penting yang memberikan dukungan dan arahan strategis bagi penguatan ekosistem agribisnis petani muda. Hadir secara daring Bpk. Gema Sasmita, Komite Dewan Komisaris PTPN Holding sekaligus Ketua Umum GERNAS, yang menyampaikan arahan strategis terkait penguatan peran petani muda dalam membangun sistem pertanian yang modern dan berorientasi pasar.‎

‎Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Bapak Taufik Maulana, S.E., Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Batujaya, Ibu Elsifa R.D, Penyuluh Pertanian Desa Batujaya, Rf. Habibi, Duta Petani Muda Kementerian Pertanian RI 2024 sekaligus Ketua Taruna Tani Siliwangi dan inisiator Jabar Babel AgriHub, Bapak Asep Mahdum Rowi, Ketua Koperasi Petani Muda Jawa Barat, serta para petani muda, petani senior, dan tokoh tani yang menjadi mitra dalam pengembangan agribisnis yang diundang secara khusus.‎

‎Dalam kesempatan tersebut, Bung Habibi menekankan bahwa akses pasar memang sangat penting bagi petani, namun yang tidak kalah krusial adalah penguatan manajemen budidaya dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian. Menurutnya, dengan manajemen pola tanam yang baik serta penguasaan ilmu budidaya yang tepat, petani akan mampu menghasilkan produk pertanian yang berkualitas, berkelanjutan, dan mampu memenuhi kebutuhan pasar.

‎‎“Alhamdulillah, untuk kepastian atau akses pasar kami sudah memiliki beberapa buyer atau offtaker dengan permintaan komoditas dan kapasitas yang berbeda-beda. Ini tentu menjadi kabar baik bagi kami,”katanya, Minggu (15/3).

‎Ke depan, Taruna Tani Siliwangi akan memfokuskan langkah pada peningkatan kompetensi petani muda, perbaikan manajemen pola tanam, serta penguatan sistem budidaya yang lebih profesional. Selain itu, mereka juga mulai membangun ekosistem agribisnis yang terintegrasi dengan pasar, berkelanjutan, dan berbasis kolaborasi.

‎‎Upaya tersebut akan didukung melalui implementasi praktik pertanian modern, termasuk pemanfaatan drone pertanian, serta kerja sama dengan perusahaan benih dan perusahaan pupuk yang akan turut memberikan pendampingan kepada para petani. Koordinasi dengan penyuluh pertanian juga akan terus diperkuat guna memastikan praktik budidaya berjalan sesuai standar yang baik.

‎‎“Terima kasih kepada GERNAS, khususnya Bapak Gema Sasmita, serta seluruh pihak dan para petani mitra yang telah mendukung dan menghadiri kegiatan ini. Ini baru langkah awal. InsyaAllah kita akan terus solid dan bergerak bersama di bidang agribisnis untuk mendukung ketahanan pangan serta memperkuat regenerasi petani di Indonesia,” tambahnya.

‎‎Melalui kegiatan AgriPreneur Camp 2026, Taruna Tani Siliwangi berharap dapat memperkuat konsolidasi petani muda sekaligus membangun fondasi ekosistem agribisnis yang lebih kuat, modern, dan berdaya saing, sehingga sektor pertanian semakin menarik bagi generasi muda dan mampu menjadi pilar penting bagi ketahanan pangan nasional. (zal)

Popular Articles

Popular Articles