spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img
spot_img
spot_img

POS TERKAiT

Isu OTT KPK di Green Garden, Pejabat PUPR Karawang CP: Itu Kabar Tidak Benar

spot_img

KARAWANG | ONEDIGINEWS.COM | Jagat publik dan konstelasi pemerintahan di Kabupaten Karawang dihebohkan oleh beredarnya informasi mengenai dugaan pemeriksaan salah seorang pejabat daerah berinisial CP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pejabat tersebut dikabarkan nyaris diamankan di kediamannya terkait dugaan aliran dana dalam kepengurusan perizinan proyek perumahan.

Berdasarkan data dan informasi yang dihimpun awak media di lapangan, peristiwa tersebut disinyalir terjadi pada kurun waktu akhir Mei hingga awal Juni 2026 lalu.

Sejumlah pihak yang diduga merupakan tim penindak dari lembaga antirasuah dikabarkan mendatangi kediaman pribadi CP yang berlokasi di Perumahan Green Garden, Karawang Timur, sesaat setelah waktu ibadah Magrib.

Dugaan sementara yang berkembang menyebutkan bahwa CP terseret dalam pusaran pemenuhan komisi (fee) proyek pengurusan izin perumahan di kawasan perkotaan Karawang.

Nilai komisi yang diduga mengalir dalam pengurusan dokumen perizinan tersebut diperkirakan mencapai kisaran Rp2 hingga Rp3 miliar.

Menurut sumber informasi yang beredar, situasi di sekitar kediaman CP pada malam tersebut sempat diwarnai ketegangan teknis.

Pihak berwenang dikabarkan telah bersiap melakukan tindakan hukum penahanan atau pemborgolan di tempat jika kewajiban pemulihan aset tidak dipenuhi.

Namun, tindakan pengamanan fisik tersebut urung dilaksanakan setelah adanya langkah pengembalian dana melalui mekanisme transfer kilat pada malam yang sama.

Alhasil, CP dilepaskan dan batal dibawa malam itu.

Kendati terhindar dari operasi tangkap tangan atau pengamanan fisik pada malam kejadian, informasi internal menyebutkan bahwa proses hukum tidak berhenti di sana.

Hingga saat ini pun, pejabat berinisial CP tersebut dikabarkan masih terus menjalani serangkaian pemeriksaan intensif secara berkala oleh pihak berwenang guna mendalami serta memperjelas konstruksi hukum dari dugaan kasus perizinan tersebut.

Sementara itu, Saat dikonfirmasi secara langsung oleh awak media, pejabat PUPR Karawang berinisial CP tersebut dengan tegas membantah seluruh spekulasi dan kabar miring mengenai adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) maupun kedatangan tim penindak KPK di rumahnya.

​”Ah, enggak. Salah itu mah,” ujar CP dengan nada santai saat dikonfirmasi awak media terkait isu penangkapan dirinya , Kamis (2/7/2026).

​CP mengaku terkejut dan bingung dengan mencuatnya isu liar yang mengaitkan namanya dengan lembaga antirasuah tersebut.

Dirinya juga menegaskan tidak mengetahui sama sekali perihal pusaran kasus perizinan perumahan yang dituduhkan, apalagi mengenai adanya kabar penahanan fisik.

​”Mau bantah bagaimana, da saya mah tidak tahu apa-apa (teu apal),” tegas CP menutup pembicaraan.

Sampai dengan berita ini diturunkan, jurnalis masih terus berupaya melakukan penelusuran lebih lanjut guna memverifikasi kebenaran operasional di lapangan tersebut.

Sesuai dengan mandat kode etik, awak media juga tengah mengupayakan saluran komunikasi resmi ke juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memastikan validitas pemeriksaan, detail perkara, serta kejelasan status hukum dari pejabat berinisial CP tersebut agar informasi yang tersaji ke masyarakat sepenuhnya akurat dan berimbang.

Popular Articles

Popular Articles