BEKASI | ONEDIGINEWS.COM | Guna mematangkan persiapan menghadapi ajang bergengsi Pekan Paralympic Provinsi (PEPARPROV) VII Jawa Barat Tahun 2026, jajaran pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bekasi mengajukan permohonan audiensi resmi kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi pada Senin (13/7/2026).
Langkah proaktif ini tertuang secara tertulis melalui surat bernomor 0203/NPC-Kot.Bks/VI/2026 tertanggal 22 Juni 2026, yang ditandatangani langsung oleh Ketua NPCI Kota Bekasi, Toni Budi Santoso, S.Pd. Pertemuan strategis ini diinisiasi untuk memastikan kontingen paralimpik Kota Bekasi mendapatkan perhatian dan porsi dukungan yang setara dari unsur pemerintahan daerah.
Toni Budi Santoso menyampaikan bahwa audiensi tersebut bertujuan untuk memaparkan secara komprehensif peta kesiapan kontingen NPCI Kota Bekasi. Lebih dari itu, NPCI sangat membutuhkan arahan, dukungan anggaran, serta sinergi dari lembaga legislatif agar keikutsertaan para atlet disabilitas di ajang tingkat provinsi tersebut dapat berjalan mulus dan minim kendala teknis.
”Melalui audiensi ini, NPCI Kota Bekasi berharap terjalin koordinasi dan komunikasi yang lebih erat dengan DPRD. Dukungan legislatif sangat kami perlukan guna meningkatkan kesiapan atlet, baik dari aspek pembinaan yang berkelanjutan, ketersediaan sarana dan prasarana latihan, maupun payung kebijakan yang berpihak pada olahraga disabilitas,” jelas narasi dalam permohonan tersebut.
Sebagai informasi, ajang PEPARPROV VII Jawa Barat akan diselenggarakan di Kota Bandung pada 22 hingga 29 November 2026 mendatang. Multi-event olahraga ini menjadi panggung pembuktian krusial bagi para pahlawan olahraga penyandang disabilitas untuk menunjukkan determinasi, menembus batas kemampuan, sekaligus mengharumkan nama Kota Bekasi di kancah regional.
Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektoral antara Pemerintah Kota Bekasi, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan dinilai sebagai kunci utama pencapaian target prestasi. Rencana audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal yang solid untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan ekosistem olahraga disabilitas, sekaligus menyuntikkan motivasi moral agar para atlet mampu tampil all-out dan membawa pulang medali kebanggaan bagi warga Kota Bekasi.(ADV)








