spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img
spot_img
spot_img

POS TERKAiT

Kampung KB Kenanga Juara Tingkat Provinsi, Wali Kota Bekasi Tekankan Pentingnya Kolaborasi Warga

spot_img

BEKASI | ONEDIGINEWS COM | Prestasi membanggakan kembali diukir Kota Bekasi. Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Kenanga RW 08, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, berhasil menyabet Juara 1 Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Provinsi Jawa Barat. Atas capaian ini, Kota Bekasi resmi ditunjuk mewakili Jawa Barat pada ajang penilaian Kampung KB tingkat nasional.

 

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh warga, pengurus Kampung KB, serta para pemangku kepentingan yang telah berkolaborasi hingga membuahkan hasil manis tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini adalah bukti nyata tingginya kepedulian masyarakat dalam membangun lingkungan yang sehat, berkualitas, dan berdaya.

“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan besar bagi Kota Bekasi. Namun yang tak kalah penting, kita harus bersiap menghadapi penilaian tingkat nasional. Ini bukan lagi sekadar membawa nama Kampung KB Kenanga, melainkan menjaga nama baik Kota Bekasi,” ujar Tri Adhianto, Rabu (29/7/2026).

Tri menekankan bahwa indikator keberhasilan Kampung KB tidak hanya diukur dari fisik lingkungan yang bersih dan tertata, melainkan dari kualitas pelayanan publik—khususnya bagi perempuan, anak, dan keluarga.

“Ketika lingkungan bersih dan sehat serta pelayanan terhadap anak berjalan optimal, otomatis kualitas hidup masyarakat meningkat. Hal itu tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bekasi yang terus menunjukkan tren positif dan menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia,” jelasnya.

Guna memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak dini, Pemerintah Kota Bekasi juga terus mendorong sarana pendidikan dan literasi. Salah satunya melalui pembangunan Perpustakaan Daerah di kawasan Bekasi Barat yang akan dilengkapi studio edukasi interaktif berteknologi 4D hingga 6D.

“Pembangunan tidak akan berjalan tanpa kolaborasi. Pemerintah memfasilitasi, tetapi masyarakatlah penggerak utamanya. Warga harus menjadi subjek pembangunan yang merencanakan, melaksanakan, hingga merawat hasil pembangunan di lingkungannya,” tegas Tri.

Dalam kesempatan tersebut, Tri juga mengingatkan agar alokasi program RW Bekasi Keren sebesar Rp100 juta per RW dimanfaatkan secara tepat sasaran demi kebutuhan prioritas warga. Ia mewanti-wanti seluruh pengurus wilayah untuk mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas, termasuk penyusunan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) sesuai aturan.

“Anggaran ini adalah wujud kepercayaan pemerintah kepada masyarakat. Gunakan sebaik-baiknya, tepat sasaran, dan pertanggungjawabkan secara transparan karena ini adalah keuangan negara,” tambahnya.

Mengakhiri penyampaiannya, Wali Kota mendorong penguatan program pemberdayaan warga, mulai dari pengelolaan bank sampah hingga optimalisasi sarana publik. Bagi Tri, mempertahankan prestasi jauh lebih menantang daripada merebutnya.
“Semoga capaian ini memicu motivasi warga lainnya. Mari kita jaga semangat gotong royong, tingkatkan kualitas lingkungan, dan kelola sampah dengan baik agar Kota Bekasi semakin maju serta siap bersaing di kancah nasional,” tutupnya. (Red)

Popular Articles

Popular Articles