KARAWANG | ONEDIGINEWS.COM | Bupati Karawang Aep Syaepuloh bersama jajaran Forkopimda melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah lansia di Desa Bayur Kidul, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang,
Program tersebut menjadi pilot project, Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menyediakan hunian layak bagi para lansia yang tidak memiliki rumah maupun tanah.
Pembangunan rumah lansia itu berdiri di atas lahan hibah dari H. Aep Syaepuloh yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Karawang. Nantinya, kawasan tersebut akan menjadi aset milik Pemkab Karawang dan pengelolaannya diserahkan kepada Dinas Sosial Karawang.
Sebanyak delapan unit rumah lansia akan dibangun pada tahap awal lengkap dengan prasarana, sarana, dan utilitas pendukung. Kawasan tersebut juga dirancang sebagai lingkungan ramah lansia yang dilengkapi ruang terbuka hijau, jalan lingkungan, drainase, jaringan air bersih dan listrik, hingga kolam ikan.
Selain menjadi tempat tinggal, rumah lansia itu juga akan dipadukan dengan program sekolah lansia dan ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan untuk kebun sayur maupun budidaya ikan.
Bupati Aep mengatakan rumah lansia tersebut dirancang bukan sekadar sebagai hunian, melainkan ruang aktivitas yang produktif dan nyaman bagi para penghuni.
“Nanti boleh siapa saja yang mengisinya. Jadi bukan hanya tempat tinggal, mereka juga akan bertani dan melakukan banyak aktivitas di sini. Oleh karena itu kita akan buat lingkungan nyamar dan produktif di sini,” ujar Aep.
la menjelaskan, pembangunan rumah lansia berawal dari keluhan para lansia yang ditemuinya dalam kegiatan sekolah lansia. Saat itu, sejumlah lansia mengaku tidak memiliki tempat tinggal tetap.
“Pas waktu itu curhat, nggak punya rumah Pak Bupati. Yaudah saya bilang saya bangun, ternyata nggak punya tanahnya,” katanya.
Menurut Aep, lahan untuk pembangunan rumah lansia tersebut berasal dari tanah yang dibeli dan kemudian diwakafkan kepada Pemerintah Kabupaten Karawang untuk kepentingan sosial masyarakat.
“Alhamdulillah kemarin ada yang beli, mewakafkan tanah. Tentunya kami ucapkan terima kasih,” ucapnya.
la menambahkan, kawasan rumah lansia nantinya akan menjadi lokasi terpadu yang melibatkan berbagai perangkat daerah dalam mendukung kesejahteraan para lansia.
“Termasuk di sini nanti ada ketahanan pangan ada kolam ikan, termasuk juga nanti ada sayur- sayuran. Pokoknya nanti semua dinas masuk ke sini,” katanya.
Aep juga meminta puskesmas terdekat rutin melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para lansia yang tinggal di kawasan tersebut agar kondisi kesehatan mereka tetap terpantau dengan baik.
“Saya minta orang tua kita harus rutin dicek kesehatannya. Kalau bisa setiap minggu dicek agar kesehatan mereka terjamin,’ tegasnya.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Karawang berencana membangun rumah lansia serupa di sejumlah wilayah lain seperti Cilamaya Wetan Tempuran, hingga Batujaya. Program tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak lansia yang membutuhkan tempat tinggal layak.
“Insyaallah nanti kita akan bangun juga di setiap kecamatan. Kita akan lihat mana yang lansianya lebih banyak,” tandasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perumahar Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Karawang Asep Hazar mengatakan pembangunan rumah lansia dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa pembangunan delapan unit rumah, sedangkan tahap kedua meliputi pembangunan prasarana, sarana, dan utilitas umum.
la menjelaskan, total luas lahan yang tersedia mencapai 426 meter persegi dengan luas masing-masing unit rumah sebesar 24 meter persegi. Fasilitas umum yang disediakan meliputi jalan lingkungan, saluran drainase, jaringan air bersih dan listrik, serta ruang pendukung lainnya.
Menurutnya, rumah lansia tersebut nantinya menggunakan konsep hunian sosial bergilir dan bukan menjadi hak milik penghuni.
“Rumah lansia ini nantinya bukan akan menjadi hak milik yang menempatinya, tetapi menjadi fasilitas hunian bagi lansia yang membutuhkar tempat tinggal, khususnya di Bayur Kidul, dengan konsep bergilir. Jika penghuni sebelumnya meninggal dunia atau dibawa keluarganya, maka akan diisi kembali oleh lansia lain yang membutuhkan,” pungkasnya.(*)








