spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img
spot_img
spot_img

POS TERKAiT

Progres Sensus Ekonomi 2026 di Sumedang Nyaris Rampung, BPS Fokus Sisir Data Terlewat Lewat Task Force

spot_img

SUMEDANG | ONEDIGINEWS.COM | Pelaksanaan pendataan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Sumedang telah memasuki tahap akhir. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumedang mencatat progres pendataan secara umum sudah hampir rampung secara keseluruhan.

Ketua Tim Sensus Ekonomi sekaligus Statistisi Ahli Madya BPS Kabupaten Sumedang, Iwan Setiawan, SE., mengungkapkan bahwa masa pendataan utama sejatinya telah selesai pada 15 September lalu. Kendati demikian, proses pengawalan di lapangan masih terus berjalan.

“Secara umum progresnya sudah hampir seratus persen. Pada saat ini, kami sedang melakukan penyisiran untuk usaha atau keluarga yang terlewat didata,” ujar Iwan saat memberikan keterangan. Jumat, (25/09/2026).

Iwan menjelaskan, hingga batas akhir September ini, pihaknya mengerahkan “Tim Task Force” untuk menyisir kembali unit-unit usaha maupun keluarga yang berpotensi belum tercatat pada pendataan awal.

Kendala Responden dan Penanganan Anomali Data

Dalam perjalanannya, petugas di lapangan sempat menemui sejumlah tantangan, terutama di kawasan pendidikan seperti Kecamatan Jatinangor. Tingginya mobilitas mahasiswa di kawasan indekos membuat petugas kesulitan menemui responden secara langsung di siang hari.

Selain menuntaskan cakupan wilayah, BPS Kabupaten Sumedang kini tengah memprioritaskan penjaminan kualitas data. Evaluasi berkala dilakukan guna menindaklanjuti potensi anomali data akibat kesalahan input (typo) pada aplikasi pendataan.

“Fokus kami saat ini adalah menjaga cakupan dan kualitas data. Kami sedang membersihkan anomali, misalnya jika ditemukan angka yang dinilai tidak wajar, petugas akan melakukan konfirmasi ulang untuk memastikan validitasnya,” jelasnya.

Menanti Rilis BPS RI, Warga Diminta Lebih Kooperatif Terhadap Petugas

Mengenai hasil analisis komprehensif terkait kondisi ekonomi maupun daya beli masyarakat, Iwan menyebutkan bahwa data tersebut belum dapat dipublikasikan di tingkat daerah. Rilis resmi hasil Sensus Ekonomi 2026 akan diumumkan secara terpusat oleh BPS RI mengingat sifatnya yang berskala nasional.

Menjelang momentum Hari Statistik Nasional (HSN), Iwan pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya data statistik dalam pembangunan.

“Harapannya masyarakat semakin aware (sadar/peduli) terhadap statistik dan terbuka saat petugas sensus datang, sehingga data yang dihasilkan benar-benar akurat dan mencerminkan kondisi riil di lapangan,” pungkasnya.

 

Reporter : Rizky Prasetyo

Popular Articles

Popular Articles