KARAWANG | ONEDIGINEWS.COM | Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang menunjukkan kepedulian terhadap warga lanjut usia (lansia) melalui kegiatan bakti sosial dan panggung keakraban bersama Satuan Pelayanan Griya Lansia Karawang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut mengusung tema “Merajut Asa, Menjaga Senyum Masa Tua: Bakti Kejaksaan Negeri Karawang” sebagai bentuk kepedulian, rasa syukur, sekaligus komitmen pelayanan sosial jajaran Korps Adhyaksa kepada para warga senior di Kabupaten Karawang.
Kegiatan berlangsung selama sekitar tiga jam, dimulai pukul 10.00 WIB dengan persiapan, pembacaan doa bersama, kemudian pembukaan resmi melalui pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu perjuangan Hari Merdeka yang diikuti secara khidmat oleh seluruh peserta.
Memasuki pukul 10.15 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Satuan Pelayanan Griya Lansia Karawang dan Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Dedy Irwan Virantama, S.H., M.H.
Dalam kesempatan tersebut, Dedy menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan tidak semestinya hanya dimaknai melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian dan perhatian kepada sesama.
“Kemerdekaan adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kami maknai dengan berbagi kebahagiaan dan memberikan perhatian kepada para lansia yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan kehidupan masyarakat,” ungkap Dedy.
Menurutnya, para lansia memiliki pengalaman hidup yang panjang dan nilai-nilai kehidupan yang patut dihormati. Karena itu, keberadaan mereka harus mendapatkan perhatian dari lingkungan dan masyarakat.
“Para lansia bukan sekadar penerima perhatian. Mereka adalah bagian dari perjalanan bangsa. Di balik usia mereka terdapat pengalaman, perjuangan dan nilai kehidupan yang sangat berharga bagi generasi berikutnya,” jelasnya.
Berbagi Kebahagiaan dengan Para Lansia
Pada pukul 10.30 WIB, Kejari Karawang bersama pengurus Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Karawang memberikan bingkisan tali asih secara simbolis kepada perwakilan lansia.
Pemberian bingkisan tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama di panggung utama.
Dedy mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Kejaksaan di tengah masyarakat, khususnya dalam membangun kepedulian sosial.
“Kami ingin para lansia merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Mereka adalah bagian dari keluarga besar masyarakat Karawang yang harus dihormati, diperhatikan dan diberikan ruang untuk menikmati kebahagiaan,” tuturnya.
Ia menambahkan, tugas Kejaksaan sebagai institusi penegak hukum harus tetap berjalan beriringan dengan nilai kemanusiaan.
“Penegakan hukum harus berjalan bersama nilai-nilai kemanusiaan. Ketegasan dalam menjalankan tugas harus tetap diiringi kepedulian, empati dan kepekaan terhadap kondisi masyarakat,” tegasnya.
Perlombaan Jadi Perekat Keakraban
Suasana peringatan kemerdekaan semakin meriah ketika memasuki sesi perlombaan interaktif pada pukul 10.55 WIB.
Sejumlah perlombaan digelar untuk membangun suasana keakraban antara para lansia dengan pegawai Kejaksaan Negeri Karawang. Kegiatan diawali dengan lomba lempar bola pingpong khusus lansia serta lomba joget balon berpasangan yang melibatkan lansia dan pegawai Kejari Karawang.
Kemeriahan semakin terasa dengan iringan musik DJ Kemerdekaan. Para peserta tampak menikmati setiap rangkaian kegiatan dalam suasana penuh kegembiraan.
Kegiatan kemudian berlanjut hingga pukul 12.05 WIB dengan lomba estafet tepung dan sarung balon antarb idang pegawai Kejaksaan Negeri Karawang yang disaksikan serta disemangati langsung oleh para lansia.
Rangkaian perlombaan ditutup dengan pengumuman pemenang dan pembagian hadiah.
Dedy menilai kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut memiliki makna yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar perlombaan.
“Yang paling penting dari kegiatan ini bukan siapa yang menang atau kalah. Yang ingin kami bangun adalah kebersamaan, kegembiraan dan rasa saling menghargai. Ketika kita bisa membuat para lansia tersenyum dan bahagia, itulah salah satu bentuk kemerdekaan yang sesungguhnya,” katanya.
Ditutup Ramah Tamah dan Makan Bersama
Rangkaian peringatan kemerdekaan kemudian dilanjutkan dengan sesi ramah tamah dan makan siang bersama atau isyoma pada pukul 12.15 hingga 13.00 WIB.
Suasana semakin hangat dengan pertunjukan live acoustic yang membawakan sejumlah tembang kenangan. Para lansia bersama jajaran insan Adhyaksa bahkan bernyanyi bersama sebelum acara ditutup dengan sesi pamitan.
Menurut Dedy, momentum kebersamaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI, tetapi dapat menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap masyarakat.
“Semangat kemerdekaan harus diterjemahkan dalam tindakan nyata. Kepedulian kepada masyarakat, termasuk kepada para lansia, merupakan bagian dari bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang memberikan manfaat,” jelasnya.
Dihadiri 75 Lansia
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Kejaksaan Negeri Karawang bersama jajaran Pejabat Utama (PJU), pengurus IAD Daerah Karawang, serta sebanyak 75 orang lansia penghuni Satuan Pelayanan Griya Lansia Karawang.
Kehadiran para lansia membuat kegiatan berlangsung semakin bermakna. Bagi Kejari Karawang, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi ruang untuk memperkuat hubungan sosial sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.
Dedy menegaskan bahwa semangat pengabdian tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas dan fungsi penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kehidupan sosial masyarakat.
“Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat memberikan kebahagiaan dan meninggalkan kesan yang baik bagi para lansia. Semoga mereka selalu diberikan kesehatan, ketenangan dan kebahagiaan dalam menjalani masa senja,” ungkapnya.
Ia juga berharap semangat kepedulian tersebut dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Karawang.
“Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga bagaimana kita mampu menghadirkan kehidupan yang lebih bermartabat, saling menghormati dan saling peduli. Itulah nilai yang ingin terus kami jaga,” pungkas Dedy.
Kegiatan bakti sosial dan panggung keakraban tersebut akhirnya menjadi gambaran bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat dirayakan dengan cara sederhana, tetapi memiliki makna mendalam.
Bingkisan tali asih, perlombaan, makan bersama, musik dan nyanyian menjadi jembatan yang mempertemukan jajaran Kejaksaan dengan para lansia dalam suasana kekeluargaan.
Melalui tema “Merajut Asa, Menjaga Senyum Masa Tua”, Kejaksaan Negeri Karawang ingin menegaskan bahwa setiap warga negara, termasuk para lansia, berhak mendapatkan penghormatan, perhatian dan kebahagiaan.
Sebab, kemerdekaan sejatinya bukan hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga tentang menghadirkan kepedulian dan kemanusiaan dalam kehidupan hari ini.








