spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

POS TERKAiT

Ukur Literasi dan Numerasi, 437 Siswa SMPN 5 Karawang Gelar Tes Kompetensi Akademik Berbasis Daring

spot_img

KARAWANG | ONEDIGINEWS.COM | Sebanyak 437 siswa kelas IX SMPN 5 Karawang mulai melaksanakan Tes Kompetensi Akademik (TKA) pada Senin (6/4/2026).

Ujian yang bertujuan untuk memetakan mutu pendidikan ini dijadwalkan berlangsung cukup panjang, yakni selama dua pekan dengan total delapan hari pelaksanaan.

Secara teknis, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang mengawal proses ini untuk memastikan standar literasi dan numerasi siswa di Karawang tetap terjaga.

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kurikulum SMPN 5 Karawang, Iwan Sonjaya, menjelaskan secara rinci bahwa tes ini adalah instrumen evaluasi bagi pemerintah pusat untuk melihat daya serap materi selama tiga tahun masa sekolah.

“TKA ini bukan sekadar ujian, melainkan cara pemerintah memetakan kemampuan siswa secara nasional. Kami ingin melihat sejauh mana target peningkatan daya literasi (Bahasa Indonesia) dan numerasi (Matematika) ini tercapai pada siswa kami,” ujar Iwan Sonjaya saat ditemui di sekolah.

Ia juga menegaskan mengenai kekhawatiran orang tua terkait kelulusan.

“Masyarakat tidak perlu cemas. Meskipun 70 persen soal berasal dari pusat dan 30 persen dari lokal, hasil TKA ini murni untuk pemetaan mutu. Standar kelulusan tetap menjadi hak prerogatif sekolah,” tegasnya.

Sementara itu, Soton yang membidangi Sarana Prasarana sekaligus bertindak sebagai Proktor, memaparkan detail teknis jalannya ujian.

Soton yang sekaligus bertindak sebagai Proktor, memastikan bahwa seluruh fasilitas pendukung dalam kondisi siap pakai.

Ia menekankan bahwa kelancaran koneksi internet dan performa komputer menjadi prioritas utama demi kenyamanan siswa saat mengerjakan soal.

“Sejauh ini, perangkat berfungsi normal dan tidak ada kendala teknis yang menghambat jalannya pengerjaan soal daring,” imbuh Soton.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 5 Karawang Iwan Sonjaya (kanan) didampingi Bidang Sarana dan Prasarana Soton (kiri).

Soton juga menjelaskan bahwa setiap sesi ujian dirancang secara sistematis untuk mendapatkan data yang akurat.

“Setiap sesi terdiri dari 30 soal yang dibagi menjadi tiga bagian: tahap latihan, soal inti (literasi dan numerasi), serta survei karakter dan lingkungan belajar,” ungkap Soton.

Menurut Soton, bagian survei karakter sangat krusial karena pemerintah ingin memotret minat baca siswa serta kondisi lingkungan sekolah.

“Hasil survei ini akan menunjukkan bagaimana suasana belajar di SMPN 5 Karawang, apakah sudah nyaman dan mendukung karakter positif siswa atau masih perlu perbaikan,” tambahnya.

Data yang dihasilkan dari TKA di SMPN 5 Karawang ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi penting bagi Disdikpora Karawang dalam melihat perbandingan kualitas pendidikan serta pemenuhan sarana prasarana, baik di wilayah perkotaan maupun sekolah-sekolah di pelosok.

 

 

Reporter: Nina Melani Paradewi

Popular Articles

Popular Articles