SUMEDANG | ONEDIGINEWS.COM | Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Sumedang. Masa pendaftaran uji coba Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital yang semula dijadwalkan berakhir pada 31 Agustus 2026, resmi diperpanjang oleh Kementerian Sosial bersama Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah hingga akhir tahun 2026. Pembukaan kembali pendaftaran ini telah dimulai sejak 2 September 2026.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kabupaten Sumedang, H. Komar, S.E., M.M., menyambut positif kebijakan perpanjangan tersebut. Menurutnya, kelonggaran waktu ini memberikan kesempatan berharga bagi warga Sumedang yang belum mendaftar maupun yang mengalami kendala pendaftaran pada siklus sebelumnya.
Akomodasi Warga Layak yang Ditolak Lewat Fitur Sanggah
H. Komar menjelaskan bahwa pendaftaran siklus pertama untuk periode Juli–Agustus memang telah berakhir. Namun, pendaftaran tahap lanjut ini akan terus dibuka hingga akhir tahun 2026 untuk memfasilitasi masyarakat yang mengalami penolakan sistem.
“Siklus pertama Juli–Agustus sudah selesai, tetapi pendaftaran masih terus berlanjut sampai akhir 2026. Ini terutama untuk mereka yang sudah mendaftar namun hasilnya ditolak, padahal secara kondisi merasa layak. Mereka bisa melakukan sanggah, terutama untuk sanggah-sanggah seperti itu sekarang sudah bisa,” ujar Kabid H. Komar. Saat di konfirmasi onediginews.com. Kamis, (3/9/2026).
Ia menambahkan, fitur sanggah tersebut dapat diakses baik melalui pendaftaran mandiri maupun dengan bantuan Agen Perlinsos terdekat.
Terkait akurasi dan kualitas data saat penginputan baik dari faktor sistem, petugas enumerator/agen, maupun kedisiplinan warga saat mengisi data Komar memastikan bahwa seluruh data yang masuk akan melewati proses penyaringan ketat.
“Kualitas data ini dipengaruhi berbagai faktor, baik sistem, agen yang membantu, maupun masyarakat sendiri saat menginput data. Namun masyarakat tidak perlu khawatir, karena nanti akan tersaring secara sistem. Ada filter penyaringnya,” jelasnya.
Sumedang Tembus Peringkat 7 Nasional*
Berdasarkan pemutakhiran data nasional per 31 Agustus 2026 pukul 20.45 WIB, Kabupaten Sumedang berhasil menempati peringkat ke-7 secara nasional dalam cakupan pendaftaran Perlinsos Digital. Dari total sasaran populasi sebanyak 458.418 KK, tercatat sebanyak 236.385 KK (51,57%) telah resmi terdaftar.

Peta Capaian Kecamatan di Kabupaten Sumedang*
Berdasarkan data harian progres internal Dinas Sosial Kabupaten Sumedang per 31 Agustus 2026 (pukul 00.03 WIB), tercatat total 234.310 KK telah terdaftar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 129.757 KK (55,34%) berasal dari kelompok sasaran prioritas Desil 1–4. Mayoritas masyarakat, yaitu sebanyak 218.886 KK (93,42%), mendaftar melalui bantuan 3.216 Agen Perlinsos aktif.
Data infografis Dinsos Sumedang juga mencatat sebaran capaian pendaftaran di tingkat kecamatan:
5 Kecamatan Capaian Tertinggi:
1. Ganeas: 71,94% (6.908 KK dari 9.602 sasaran)
2. Tomo: 66,62% (6.268 KK dari 9.409 sasaran)
3. Cisarua: 65,43% (5.275 KK dari 8.062 sasaran)
4. Cisitu: 63,44% (7.666 KK dari 12.084 sasaran)
5. Tanjungmedar: 60,57% (6.639 KK dari 10.960 sasaran)
5 Kecamatan Capaian Terendah:
1. Cimalaka: 49,55% (12.174 KK dari 24.569 sasaran)
2. Buahdua: 49,48% (6.883 KK dari 13.911 sasaran)
3. Sumedang Utara: 41,63% (15.917 KK dari 38.234 sasaran)
4. Jatinangor: 35,45% (12.206 KK dari 34.433 sasaran)
5. Cimanggung: 27,98% (9.563 KK dari 34.177 sasaran)
Dengan diperpanjangnya masa pendaftaran uji coba Perlinsos Digital hingga akhir tahun 2026, Dinas Sosial Kabupaten Sumedang mengimbau seluruh masyarakat yang belum terdaftar atau yang ingin mengajukan sanggahan agar segera memanfaatkan kesempatan ini, baik secara mandiri lewat portal perlinsos.kemensos.go.id menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD) maupun melalui agen terdekat.
Reporter : Rizky Prasetyo








