spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img
spot_img
spot_img

POS TERKAiT

RSUD Karawang Luncurkan SMART PRB, Inovasi Digital untuk Perkuat Pelayanan Pasien Rujuk Balik

spot_img

KARAWANG | ONEDIGINEWS.COM | RSUD Karawang terus mendorong transformasi pelayanan kesehatan berbasis digital melalui inovasi SMART PRB (Sistem Monitoring dan Notifikasi Pasien Rujuk Balik Terintegrasi SIMRS) pada Senin (10/8/26).

Inovasi ini digagas oleh dr. Dede Ratnaningrum, M.M., Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Karawang, dalam rangka Aksi Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Kabupaten Karawang Angkatan IV Tahun 2026.

SMART PRB dikembangkan sebagai upaya memperkuat pengelolaan pasien Program Rujuk Balik (PRB) melalui sistem monitoring yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS).

Melalui inovasi ini, data pasien yang berpotensi mengikuti PRB dapat teridentifikasi dan dimonitor secara lebih sistematis sehingga mendukung petugas dalam melakukan tindak lanjut pelayanan.

Pengembangan SMART PRB dilatarbelakangi oleh pentingnya kesinambungan pelayanan bagi pasien dengan kondisi kronis yang telah dinyatakan stabil dan dapat melanjutkan pelayanan melalui mekanisme Program Rujuk Balik. Pengelolaan data yang cepat dan terintegrasi menjadi salah satu bagian penting agar pasien mendapatkan pelayanan yang sesuai dengan alur yang telah ditetapkan.

dr. Dede Ratnaningrum, M.M. menjelaskan bahwa SMART PRB tidak hanya diarahkan sebagai instrumen pencatatan, tetapi juga menjadi sarana monitoring dan notifikasi yang membantu petugas pelayanan dalam mengidentifikasi serta menindaklanjuti pasien PRB.

“SMART PRB kami hadirkan untuk membantu proses monitoring pasien rujuk balik agar lebih terstruktur, cepat, dan terintegrasi. Dengan dukungan SIMRS, petugas dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk mendukung tindak lanjut pelayanan pasien,” ujarnya.

Dalam implementasinya, SMART PRB dilengkapi dengan mekanisme identifikasi pasien calon PRB pada sistem pelayanan serta penyajian data monitoring pasien.

Implementasi tersebut juga diperkuat melalui penyusunan SOP, sosialisasi kepada petugas, uji coba sistem, pengumpulan umpan balik pengguna, serta monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan.

Tidak berhenti pada pengembangan sistem, RSUD Karawang juga memperkuat aspek edukasi melalui Pojok SAPA PRB sebagai sarana pemberian informasi kepada pasien mengenai Program Rujuk Balik.

Kehadiran sarana edukasi tersebut diharapkan membuat transformasi digital tetap berjalan berdampingan dengan komunikasi langsung antara petugas dan masyarakat.

Hasil uji coba menjadi bahan evaluasi untuk melihat efektivitas pemanfaatan SMART PRB sekaligus kompetensi pengguna dalam mengoperasikan sistem.

Masukan dari pengguna menjadi bagian dari proses penyempurnaan agar sistem dapat semakin sesuai dengan kebutuhan pelayanan di lapangan.

Pengembangan SMART PRB juga diarahkan untuk memiliki keberlanjutan. Dalam jangka menengah, penguatan inovasi diarahkan pada implementasi dan pengembangan SMART PRB. serta penyusunan regulasi dan kebijakan pendukung.

Sementara dalam jangka panjang, SMART PRB diharapkan dapat dikembangkan dan diintegrasikan dengan sistem informasi serta aplikasi kesehatan pendukung lainnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen RSUD Karawang dalam membangun pelayanan publik yang semakin efektif, efisien, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan pasien, sekaligus mendukung transformasi digital pelayanan kesehatan Pemerintah Kabupaten Karawang.

Melalui SMART PRB, RSUD Karawang berharap proses pelayanan pasien rujuk balik tidak hanya semakin tertata dari sisi administrasi dan data, tetapi juga mampu mendukung kesinambungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. (Faizal)

SMART PRB – Monitoring Cepat, Pelayanan Hebat.

Popular Articles

Popular Articles