spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img
spot_img
spot_img

POS TERKAiT

Warga Binaan Lapas Karawang Ikuti Lomba Musik Pemasyarakatan Nasional, Tampilkan Kreativitas Lewat Cover Lagu

spot_img

KARAWANG | ONEDIGINEWS.COM Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang turut berpartisipasi dalam Lomba Musik Pemasyarakatan Nasional melalui karya cover lagu yang diproduksi bersama jajaran Lapas Karawang.

Keterlibatan tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan kegiatan seni dan musik sebagai sarana pembinaan bagi warga binaan selama menjalani masa pidana.

Karya musik tersebut kemudian dipublikasikan melalui media sosial resmi Lapas Karawang. Dalam unggahannya, jajaran Lapas Karawang mengajak masyarakat dan jajaran pemasyarakatan untuk memberikan dukungan terhadap karya warga binaan dengan menyukai, memberikan komentar positif, serta membagikan video tersebut.

“Assalamualaikum. Semoga sehat selalu, Pak. Izin menyampaikan hasil cover lagu warga binaan untuk Lomba Musik Pemasyarakatan Nasional. Semoga berkenan like, komen terbaik dan share kepada jajaran. Hatur nuhun pisan,” demikian pesan yang disampaikan pihak Lapas Karawang dalam mengajak dukungan terhadap karya tersebut.

Video tersebut menampilkan warga binaan yang membawakan lagu dengan mengedepankan kreativitas dan kemampuan bermusik. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan bakat serta menyalurkan energi ke dalam aktivitas yang positif dan produktif.

Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Ma’ruf Prasetyo Hadianto, memberikan apresiasi terhadap keterlibatan warga binaan dalam ajang tersebut.

Menurutnya, kegiatan seni dan musik memiliki nilai penting dalam mendukung proses pembinaan karena dapat menjadi sarana untuk membangun kepercayaan diri, kreativitas, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab.

“Kami sangat mengapresiasi kreativitas warga binaan yang ikut ambil bagian dalam Lomba Musik Pemasyarakatan Nasional. Ini menunjukkan bahwa di balik keterbatasan selama menjalani masa pidana, mereka tetap memiliki potensi dan kemampuan yang dapat dikembangkan,” ujar Ma’ruf.

Ia menambahkan, program pembinaan di Lapas tidak hanya berorientasi pada kegiatan di dalam lembaga pemasyarakatan, tetapi juga diarahkan untuk membentuk kepribadian dan keterampilan warga binaan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

“Musik menjadi salah satu media yang dapat digunakan untuk mengekspresikan diri secara positif. Kami ingin warga binaan memanfaatkan masa pembinaan untuk mengembangkan potensi, belajar bekerja sama, dan menghasilkan karya yang memberikan nilai positif,” katanya.

Ma’ruf berharap partisipasi tersebut dapat memberikan motivasi kepada warga binaan lainnya agar berani mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus memberikan motivasi. Jangan melihat diri hanya dari kesalahan di masa lalu, tetapi jadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, belajar, berkarya, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

Menurut Ma’ruf, dukungan dari jajaran Lapas, keluarga, maupun masyarakat juga diperlukan untuk memberikan semangat kepada warga binaan dalam menjalani proses pembinaan.

“Yang terpenting adalah bagaimana setiap warga binaan memiliki semangat untuk berubah menjadi lebih baik. Karya yang mereka hasilkan hari ini mudah-mudahan menjadi bagian dari perjalanan menuju kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Partisipasi dalam Lomba Musik Pemasyarakatan Nasional pun diharapkan tidak sekadar menjadi ajang kompetisi. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa proses pemasyarakatan juga dapat melahirkan karya kreatif sekaligus memberikan ruang bagi warga binaan untuk membangun kembali kepercayaan dirinya.

Melalui berbagai kegiatan pembinaan, Lapas Kelas IIA Karawang terus mendorong warga binaan agar mengisi masa pidana dengan aktivitas yang kreatif, produktif, dan bermanfaat sebagai bekal untuk kembali berkontribusi di tengah masyarakat.

Karya boleh lahir dari balik jeruji, tetapi harapan untuk berubah dan berkarya tidak pernah boleh terkurung.

Popular Articles

Popular Articles