spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img
spot_img
spot_img

POS TERKAiT

Dari Sampah Menjadi Berkah: Ratusan Warga Desa Pulosari Antusias Ikuti Edukasi 3R dan Pelatihan Eco Enzyme, Kompos, Briket, Paving Blok, serta Kerajinan Kreatif Bersama KKN 2026 UBP Karawang

spot_img

KARAWANG | ONEDIGINEWS.COM | Sebanyak 100 warga dari RT 01 hingga RT 09 Desa Pulosari mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang Tahun 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di GOR Desa Pulosari pada Selasa (28/7/2026) tersebut turut dihadiri oleh Kepala Desa Pulosari, Bapak H. J. Kana, beserta Sekretaris Desa sebagai bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan masyarakat di bidang lingkungan.

 

Program ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah sejak dari lingkungan rumah tangga. Tidak hanya memberikan pemahaman mengenai konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), kegiatan juga dilengkapi dengan pelatihan pembuatan eco enzyme dan kompos, serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi produk kreatif yang bernilai guna dan berpotensi memiliki nilai ekonomi.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Pulosari, Bapak H. J. Kana, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN UBP Karawang atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah desa, tetapi memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengapresiasi inisiatif serta kerjAa keras mahasiswa KKN yang telah menghadirkan edukasi sekaligus pelatihan kepada masyarakat. Semoga ilmu yang diperoleh hari ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menciptakan lingkungan Desa Pulosari yang lebih bersih, sehat, dan nyaman,” ujarnya.

Pada sesi sosialisasi, mahasiswa KKN menjelaskan pentingnya penerapan prinsip 3R sebagai langkah awal mengurangi timbulan sampah rumah tangga. Warga diberikan pemahaman mengenai cara memilah sampah organik dan anorganik, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memanfaatkan kembali barang yang masih layak digunakan, serta mendaur ulang berbagai jenis sampah agar memiliki nilai manfaat.

Materi kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan eco enzyme menggunakan limbah organik seperti kulit buah dan sayuran yang difermentasi menjadi cairan serbaguna ramah lingkungan. Peserta juga memperoleh pelatihan pembuatan kompos dari sampah organik rumah tangga yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami untuk tanaman.

Tidak hanya itu, mahasiswa KKN turut memperkenalkan berbagai contoh pemanfaatan sampah anorganik menjadi produk kreatif. Melalui demonstrasi sederhana, warga diajak melihat bahwa limbah plastik dan kemasan bekas dapat diolah menjadi kerajinan yang memiliki nilai estetika sekaligus peluang ekonomi apabila dikembangkan secara berkelanjutan.

Ketua Kelompok KKN Pulosari Gita Alya Nurrahman menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri.

“Harapan kami, setelah kegiatan ini masyarakat semakin terbiasa memilah sampah sejak dari rumah, memanfaatkan limbah organik menjadi eco enzyme maupun kompos, serta lebih kreatif dalam mengolah sampah anorganik menjadi produk yang bermanfaat. Dengan langkah-langkah sederhana tersebut, masyarakat dapat berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, suasana tampak interaktif. Warga aktif mengajukan pertanyaan, berdiskusi, serta mengikuti praktik yang dipandu oleh mahasiswa. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap isu pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Buana Perjuangan Karawang berharap edukasi yang telah diberikan dapat menjadi awal tumbuhnya budaya pengelolaan sampah berbasis 3R di Desa Pulosari. Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, serta berkelanjutan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat di masa mendatang.

Penulis – Gita Alya Nurrahman ( Ketua KKN )

Popular Articles

Popular Articles