KOTA BEKASI, ONEDIGINEWS.COM – Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Junaedi memimpin apel pagi di Plaza Pemerintah Kota Bekasi. Agenda utama kali ini meliputi penyerahan penghargaan olahraga, apresiasi kinerja petugas pendataan, hingga kesiapan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Bekasi menyerahkan piala kepada para pemenang Open Archery Turnamen Bekasi 2026. Kontingen Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kota Bekasi keluar sebagai Juara Umum 1, disusul oleh DAD Archery sebagai Juara 2, dan PERPANI Kabupaten Bekasi sebagai Juara 3. Penghargaan ini menjadi simbol komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan atlet lokal di cabang olahraga panahan.
Selain sektor olahraga, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghargaan kepada lima petugas Pamor dengan pencapaian pendataan masyarakat tertinggi. Capaian ini merupakan bentuk dedikasi petugas lapangan dalam validasi data kewilayahan.
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto resmi melepas Tim Terpadu Penyelenggaraan Kurban 2026. Tim ini terdiri dari unsur Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jabar V, serta Kader Zoonosis. Tim ini ditugaskan untuk melakukan pengawasan kesehatan hewan dan teknis pelaksanaan kurban guna menjamin kenyamanan serta keamanan masyarakat dalam beribadah.
Sekda Kota Bekasi juga menegaskan komitmen terkait SPMB Kota Bekasi, bahwa pemerintah bertanggung jawab penuh memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang layak. Ia menegaskan tidak boleh ada hambatan administratif maupun teknis yang menghalangi warga untuk bersekolah.
“Komitmen kita adalah suksesnya program wajib belajar 12 tahun. Tugas pemerintah adalah menyiapkan, baik itu di sekolah negeri maupun swasta. Intinya, jika ada warga yang ingin sekolah, kita wajib memfasilitasi,” ujar Sekda.
Menutup arahannya, Sekda meminta para pemangku wilayah dari tingkat kelurahan hingga kecamatan untuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah dan seluruh data pendidikan termonitor dengan baik.





