spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

POS TERKAiT

Seminar Nasional Pendidikan 2026, Harris Bobihoe Tekankan Pentingnya Kolaborasi

spot_img

KOTA BEKASI, ONEDIGINEWS.COM – Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe membuka kegiatan Seminar Nasional Pendidikan 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Sofia Convention Hall, Cimuning, Kota Bekasi.

Adapun kegiatan seminar kali ini mengangkat tema “Sinergi Mewujudkan Pendidikan Bermutu, Refleksi Hardiknas dan Proyeksi Indonesia Emas 2045”.

Dalam sambutannya, Wawali Abdul Harris Bobihoe menyampaikan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk mewujudkan pendidikan bermutu yang dapat dirasakan seluruh peserta didik.

“Seminar ini membuka ruang seluas-luasnya untuk kita bersama-sama mewujudkan pendidikan bermutu melalui kolaborasi dari semua pihak. Dan pendidikan bermutu dapat dirasakan oleh peserta didik yang ada tanpa membedakan apapun. Semua pihak mendapatkan hak yang sama untuk mengenyam pendidikan layak,” ucap Wawali Harris Bobihoe.

Ia melanjutkan, kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi untuk menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional yang inklusif dan berkeadilan. Menurutnya, hakikat pendidikan adalah proses tulus untuk memanusiakan manusia.

Dirinya juga mengatakan guru merupakan pilar utama dalam pembentukan sumber daya manusia unggul. Tidak ada negara yang maju tanpa didukung tenaga pendidik yang profesional, berkarakter, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Perkembangan teknologi, perubahan dunia kerja, dan kompetisi global menuntut sistem pendidikan untuk terus berinovasi. Dalam konteks ini, guru memegang peran strategis sebagai pengarah, pendamping, sekaligus penggerak perubahan.

“Tanpa guru yang berkualitas, pembaharuan kurikulum dan program pendidikan tidak akan berjalan optimal. Guru adalah penghubung antara kebijakan pendidikan dan proses pembelajaran di ruang kelas,” ujar Wawali Harris Bobihoe.

Ia menambahkan, mutu guru tidak hanya menjadi tanggung jawab guru semata. Pemerintah, organisasi profesi seperti PGRI, sekolah, orang tua, hingga masyarakat luas perlu berkolaborasi dalam menyediakan pelatihan profesional yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan dan kondisi kerja guru, mendorong pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta menjaga lingkungan yang mendukung inovasi dan kreativitas.

Menurutnya, ketika seluruh pihak bergerak dalam satu visi memperkuat mutu guru, maka pendidikan Indonesia akan berkembang lebih cepat dan lebih terarah.

Popular Articles

Popular Articles