spot_img
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img
spot_img
spot_img

POS TERKAiT

GAPEKA 2026, KAI Perbanyak Pilihan Kereta Jarak Jauh di Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Cikampek

spot_img

KARAWANG | ONEDIGINEWS. COM |Mulai 1 Desember, jumlah perjalanan KA yang berhenti di sejumlah stasiun meningkat, memberikan lebih banyak alternatif perjalanan bagi masyarakat tanpa harus menuju stasiun utama di Jakarta.

 

Masyarakat Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Cikampek akan memiliki lebih banyak pilihan perjalanan kereta api jarak jauh mulai 1 Desember 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menghadirkan penambahan jumlah perjalanan kereta api yang melayani pemberhentian di sejumlah stasiun tersebut seiring diberlakukannya Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2026.

Peningkatan tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat untuk menggunakan kereta api jarak jauh dari stasiun yang lebih dekat dengan tempat tinggal maupun lokasi aktivitasnya, tanpa harus selalu menuju Stasiun Gambir atau Pasar Senen.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan bahwa penambahan perjalanan dan pemberhentian ini merupakan bagian dari upaya KAI untuk memperluas akses transportasi kereta api bagi masyarakat, khususnya di wilayah penyangga Jakarta.

“Melalui GAPEKA 2026, kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan kereta api jarak jauh. Dengan semakin banyaknya pilihan kereta yang berhenti di Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Cikampek, pelanggan memiliki lebih banyak alternatif untuk memulai maupun mengakhiri perjalanan dari stasiun yang lebih dekat,” ujar Franoto.

*Pilihan Kereta Jarak Jauh di Bekasi hingga Cikampek Bertambah*

Berdasarkan GAPEKA 2026, peningkatan jumlah perjalanan kereta api yang melayani pemberhentian terjadi pada sejumlah stasiun di wilayah timur Daop 1 Jakarta.

Untuk kereta api dari arah Stasiun Gambir dan Pasar Senen, jumlah perjalanan yang berhenti di Stasiun Bekasi meningkat dari 64 menjadi 71 perjalanan atau bertambah 7 perjalanan. Di Stasiun Cikarang, jumlahnya meningkat dari 23 menjadi 29 perjalanan atau bertambah 6 perjalanan, sedangkan di Stasiun Karawang bertambah dari 18 menjadi 22 perjalanan.
Sementara itu, untuk kereta api yang menuju Stasiun Gambir dan Pasar Senen, jumlah perjalanan yang melayani pemberhentian di Stasiun Bekasi meningkat dari 61 menjadi 68 perjalanan.

Di Stasiun Cikarang, jumlahnya meningkat dari 17 menjadi 25 perjalanan atau bertambah 8 perjalanan. Peningkatan juga terjadi di Stasiun Karawang, dari sebelumnya 17 menjadi 27 perjalanan atau bertambah 10 perjalanan.

Adapun di Stasiun Cikampek, jumlah perjalanan kereta api menuju Jakarta yang melayani pemberhentian meningkat dari 10 menjadi 13 perjalanan.
Franoto menjelaskan, peningkatan jumlah pemberhentian tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menentukan pilihan perjalanan sesuai kebutuhan.

“Bagi masyarakat yang tinggal di Bekasi, Cikarang, Karawang, maupun Cikampek, bertambahnya pilihan pemberhentian kereta api memberikan alternatif akses perjalanan antarkota. Pelanggan dapat memilih stasiun yang lebih dekat, sehingga perjalanan menjadi lebih praktis tanpa harus selalu menuju pusat Jakarta,” jelasnya.

*Karawang dan Cikarang Catat Penambahan Pemberhentian Signifikan*

Salah satu perubahan yang menonjol dalam GAPEKA 2026 terjadi di Stasiun Karawang. Jumlah perjalanan kereta api menuju Jakarta yang melayani pemberhentian di stasiun tersebut meningkat sebanyak 10 perjalanan, dari 17 menjadi 27 perjalanan.

Peningkatan juga terjadi di Stasiun Cikarang yang mencatat tambahan 8 perjalanan menuju Jakarta, dari sebelumnya 17 menjadi 25 perjalanan.
Sementara itu, Stasiun Bekasi memperoleh tambahan 7 perjalanan untuk masing-masing arah, baik dari Jakarta maupun menuju Jakarta.

Menurut Franoto, penambahan ini menjadi bagian dari upaya KAI untuk memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat di wilayah penyangga Jakarta.

“Penambahan pemberhentian kereta api di sejumlah stasiun tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan masyarakat dalam memanfaatkan transportasi kereta api jarak jauh. Dengan pilihan yang semakin beragam, pelanggan dapat merencanakan perjalanan sesuai kebutuhan dan jadwal yang tersedia,” tambahnya.

*Perjalanan KA Jarak Jauh Bertambah Menjadi 158*

Selain penambahan pemberhentian, GAPEKA 2026 juga menghadirkan peningkatan jumlah perjalanan kereta api jarak jauh di wilayah Daop 1 Jakarta, dari sebelumnya 152 menjadi 158 perjalanan atau bertambah 6 perjalanan.

Keberangkatan kereta api dari Stasiun Gambir meningkat dari 39 menjadi 45 perjalanan. Sementara itu, keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen tetap sebanyak 34 perjalanan.

Untuk angkutan barang, jumlah perjalanan meningkat dari 34 menjadi 36 perjalanan, sedangkan layanan KA lokal Pangrango tetap sebanyak 36 perjalanan.
Penyesuaian pola operasi ini dilakukan sebagai bagian dari pengembangan layanan transportasi kereta api dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan.

*KAI Imbau Pelanggan Cek Jadwal Terbaru*

Seiring pemberlakuan GAPEKA 2026 mulai 1 Desember mendatang, KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk memperhatikan jadwal keberangkatan, kedatangan, serta stasiun pemberhentian kereta api yang akan digunakan.
Pelanggan juga perlu memastikan bahwa kereta api yang dipilih melayani naik maupun turun penumpang di stasiun keberangkatan dan tujuan sesuai ketentuan yang berlaku.

Informasi jadwal terbaru dan pemesanan tiket dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI serta kanal resmi penjualan tiket KAI.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu memeriksa jadwal perjalanan sebelum keberangkatan. Dengan adanya penambahan perjalanan dan pemberhentian melalui GAPEKA 2026, kami berharap layanan kereta api semakin mudah diakses serta memberikan lebih banyak pilihan perjalanan yang selamat, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” tutup Franoto. (RED)

 

Popular Articles

Popular Articles